Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ibu Korban Hanyut Tukad Badung Ungkap Firasat Buruk Sejak Anak Tak Pulang

Sabtu, 3 Januari 2026, 17:39 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Ibu Korban Hanyut Tukad Badung Ungkap Firasat Buruk Sejak Anak Tak Pulang.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Aktivitas mencari ikan di aliran Tukad Badung berujung petaka. Seorang pria bernama Survivor Surya Fajar Irawan (35), asal Jember, Jawa Timur, diduga hanyut saat berada di bawah jembatan Tukad Badung, Kelurahan Dauh Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Barat, Jumat (2/1) malam.

Korban diketahui datang ke lokasi sekitar pukul 19.00 WITA bersama rekannya, Hadit. Setibanya di lokasi, Survivor langsung menyelam ke sungai untuk mencari ikan, sementara Hadit menunggu di pinggir aliran sungai.

Dua jam berselang, korban tak kunjung muncul ke permukaan. Merasa ada kejanggalan, Hadit berupaya menyusuri aliran Tukad Badung sambil memanggil nama korban. Namun upaya pencarian awal tersebut tidak membuahkan hasil.

Informasi dugaan hanyutnya korban baru diketahui pihak keluarga keesokan harinya. Ibu korban, Widayati (59), mengaku mulai khawatir karena tidak mendapat kabar dari anaknya sejak malam sebelumnya. Saat berpamitan, korban disebut hanya meminta izin pergi ke rumah bosnya yang berada tak jauh dari kediaman mereka.

"Saya baru tahu tadi pagi sekitar jam 7 pagi. Karena anak saya (korban) belum pulang dan saya coba telpon semalaman tidak ada kabar makanya saya coba telpon temannya Hadit itu baru saya tahu dia hanyut," ungkapnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (3/1).

Widayati menuturkan, anaknya memang kerap memancing di kawasan Tukad Badung. Namun sejak kejadian banjir sebelumnya, ia sering mengingatkan korban agar tidak memancing, terutama saat hujan deras.

"Kalau kemarin dia izin untuk mancing pasti saya tidak beri izin karena hujan. Seharusnya dia paham kalau hujan pasti di sini, airnya pasti naik. Tapi ini kan masih dugaan semoga anak saya bisa ditemukan," ucapnya sambil mengusap air mata.

Peristiwa tersebut langsung ditangani Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ditsamapta Polda Bali, Kodim 1611 Denpasar, Polair Polda Bali, Polsek Denpasar Barat, Polresta Denpasar, Potensi SAR 115, Balawista Denpasar, TRC BPBD Denpasar, Yayasan Bali Emergency, Arjuna Rescue, Bali Ranger Community, Bima Sakti Rescue, Indonesia Escoting Ambulance, Nanggala Medica Respon, serta dibantu masyarakat setempat.

Pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Penyisiran difokuskan dari titik kejadian menuju Pulau Buru, Taman Pancing, hingga Dam Buagan dengan mengikuti alur Tukad Badung.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/spy



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami