Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Ibu Korban Hanyut Tukad Badung Ungkap Firasat Buruk Sejak Anak Tak Pulang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Aktivitas mencari ikan di aliran Tukad Badung berujung petaka. Seorang pria bernama Survivor Surya Fajar Irawan (35), asal Jember, Jawa Timur, diduga hanyut saat berada di bawah jembatan Tukad Badung, Kelurahan Dauh Puri Kangin, Kecamatan Denpasar Barat, Jumat (2/1) malam.
Korban diketahui datang ke lokasi sekitar pukul 19.00 WITA bersama rekannya, Hadit. Setibanya di lokasi, Survivor langsung menyelam ke sungai untuk mencari ikan, sementara Hadit menunggu di pinggir aliran sungai.
Baca juga:
Pemancing Hanyut Terseret Arus Tukad Badung
Dua jam berselang, korban tak kunjung muncul ke permukaan. Merasa ada kejanggalan, Hadit berupaya menyusuri aliran Tukad Badung sambil memanggil nama korban. Namun upaya pencarian awal tersebut tidak membuahkan hasil.
Informasi dugaan hanyutnya korban baru diketahui pihak keluarga keesokan harinya. Ibu korban, Widayati (59), mengaku mulai khawatir karena tidak mendapat kabar dari anaknya sejak malam sebelumnya. Saat berpamitan, korban disebut hanya meminta izin pergi ke rumah bosnya yang berada tak jauh dari kediaman mereka.
"Saya baru tahu tadi pagi sekitar jam 7 pagi. Karena anak saya (korban) belum pulang dan saya coba telpon semalaman tidak ada kabar makanya saya coba telpon temannya Hadit itu baru saya tahu dia hanyut," ungkapnya saat ditemui di lokasi, Sabtu (3/1).
Widayati menuturkan, anaknya memang kerap memancing di kawasan Tukad Badung. Namun sejak kejadian banjir sebelumnya, ia sering mengingatkan korban agar tidak memancing, terutama saat hujan deras.
"Kalau kemarin dia izin untuk mancing pasti saya tidak beri izin karena hujan. Seharusnya dia paham kalau hujan pasti di sini, airnya pasti naik. Tapi ini kan masih dugaan semoga anak saya bisa ditemukan," ucapnya sambil mengusap air mata.
Peristiwa tersebut langsung ditangani Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ditsamapta Polda Bali, Kodim 1611 Denpasar, Polair Polda Bali, Polsek Denpasar Barat, Polresta Denpasar, Potensi SAR 115, Balawista Denpasar, TRC BPBD Denpasar, Yayasan Bali Emergency, Arjuna Rescue, Bali Ranger Community, Bima Sakti Rescue, Indonesia Escoting Ambulance, Nanggala Medica Respon, serta dibantu masyarakat setempat.
Pencarian dilakukan dengan membagi personel ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU). Penyisiran difokuskan dari titik kejadian menuju Pulau Buru, Taman Pancing, hingga Dam Buagan dengan mengikuti alur Tukad Badung.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3766 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1706 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang