Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
BBMKG: Sepekan ke Depan Karangasem–Buleleng Berpotensi Hujan Lebat
BERITABALI.COM, BADUNG.
Hujan diprakirakan masih akan terjadi dalam beberapa minggu ke depan di wilayah Bali. Intensitas hujan tinggi diprediksi berpotensi terjadi di sejumlah daerah, dengan wilayah Kabupaten Karangasem dan Buleleng menjadi daerah dengan potensi hujan paling tinggi.
Prakirawan Balai Besar Meteorologi Klimatologi Geofisika (BBMKG) Wilayah III, Luh Eka Arisanti, menyampaikan bahwa kondisi cuaca di Bali dalam sepekan ke depan masih didominasi hujan dengan intensitas bervariasi.
"Prakiraan cuaca wilayah Bali secara umum dalam 1 minggu ke depan masih berpotensi hujan ringan - lebat di sebagian besar wilayah Bali", ujar Prakirawan BBMKG Wilayah III, Luh Eka Arisanti, Minggu (11/1/2026).
Menurutnya, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi hampir di seluruh kabupaten/kota di Bali. Namun, intensitas hujan paling tinggi diperkirakan terjadi di wilayah Kabupaten Karangasem dan Buleleng.
"Dalam 3 hari ke depan wilayah yang berpotensi hujan sedang - lebat, wilayah Badung, Bangli, Gianyar, Tabanan, dan Jembrana. Sedangkan potensi hujan lebat, sangat lebat terjadi di wilayah Karangasem dan Buleleng.Berdasarkan prakiraan dikeluarkan oleh BMKG, dalam 1 minggu ke depan potensi hujan sedang - lebat dapat terjadi pada tanggal 11-15 Januari 2026, dan setelahnya intensitasnya mulai mengalami penurunan ujarnya," katanya.
Arisanti menjelaskan, tingginya curah hujan yang terjadi dalam beberapa hari ke depan masih tergolong kategori normal. Hal ini seiring dengan wilayah Bali yang tengah memasuki puncak musim hujan.
"Kondisi cuaca saat ini merupakan kondisi yang normal terjadi pada puncak musim hujan yang diprakirakan terjadi hingga bulan Februari 2026.Faktor penyebab turunnya hujan, antara lain kondisi klimatologis bulan Januari yang merupakan musim hujan ditandai dengan hembusan angin barat yang mengandung banyak uap air dan menyebabkan terbentuknya awan-awan hujan di wilayah Bali dan sekitarnya," paparnya.
Selain hujan, BMKG juga mengingatkan adanya potensi cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai masyarakat Bali. Potensi tersebut meliputi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang berdurasi singkat.
"Masyarakat dihimbau agar tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem pada musim hujan seperti genangan air, banjir dan pohon tumbang. Agar selalu memperhatikan Informasi resmi dari BMKG khususnya peringatan dini cuaca/iklim," imbaunya.
BMKG juga menyebutkan tinggi gelombang laut berpotensi mencapai 2 meter atau lebih di perairan utara dan selatan Bali, sehingga masyarakat pesisir dan nelayan diimbau meningkatkan kewaspadaan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5796 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4596 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2556 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2203 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2190 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan