Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kasus Pencurian di Pura, Warga Sidemen Datangi Polsek

Sabtu, 17 Januari 2026, 16:39 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Kasus Pencurian di Pura, Warga Sidemen Datangi Polsek.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Sejumlah warga bersama tokoh adat dari delapan banjar adat di Desa Sidemen, Telagatawang, dan Sinduwati mendatangi Kantor Polsek Sidemen untuk mempertanyakan perkembangan penanganan kasus pencurian yang terjadi di sejumlah pura dan telah meresahkan masyarakat.

Kedatangan para perwakilan krama adat tersebut merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat menyusul maraknya aksi pencurian, dengan kejadian terakhir dilaporkan terjadi di Pura Dalem Hyagtaluh.

Menurut warga, sedikitnya telah terjadi enam kasus pencurian yang menyasar pura-pura di wilayah Sidemen. Masyarakat berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap kasus tersebut guna menjawab keresahan krama adat.

Penglingsir Pura Dalem Hyang Taluh, Made Adi Raharta, menegaskan bahwa persoalan pencurian tidak semata menyangkut nilai materi, seperti hilangnya uang kepeng, melainkan berdampak besar secara niskala bagi masyarakat adat.

Setiap kejadian pencurian di pura, kata dia, mengharuskan krama melaksanakan rangkaian upacara yadnya, mulai dari guru piduka, mesapuh, hingga mebendu piduka, yang membutuhkan biaya cukup besar.

“Kami datang sebagai wakil masyarakat. Bukan soal nilai kehilangan yang dipersoalkan, tetapi dampak niskala yang harus ditanggung krama. Biaya upacara jauh lebih besar dan ini sangat memberatkan,” ujarnya.

Masyarakat berharap pelaku pencurian segera ditangkap agar tidak terus menimbulkan keresahan di tengah krama adat. Warga juga mendorong Polsek Sidemen untuk mengungkap kasus tersebut secara tuntas sehingga dapat memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Sementara itu, pihak kepolisian menyampaikan bahwa penanganan kasus masih dalam proses penyelidikan. Sejumlah kendala dihadapi, di antaranya keterbatasan personel serta kualitas rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian yang kurang jelas sehingga menyulitkan proses identifikasi pelaku. Meski demikian, upaya penyelidikan tetap dilakukan secara maksimal agar kasus tersebut dapat segera terungkap.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami