Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
DPRD Karangasem Soroti Gas Melon Tak Tepat Sasaran
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
DPRD Karangasem menyoroti pentingnya perlindungan konsumen, khususnya terkait distribusi LPG 3 kilogram atau gas melon yang dinilai masih belum tepat sasaran. Kondisi ini dinilai merugikan masyarakat kurang mampu yang justru kesulitan memperoleh gas bersubsidi.
Ketua Komisi III DPRD Karangasem, I Wayan Sunarta, menegaskan LPG 3 kilogram merupakan hak masyarakat miskin yang harus dijaga ketersediaan serta pendistribusiannya.
Namun di lapangan, masih ditemukan gas melon yang justru digunakan oleh pelaku usaha, seperti pedagang makanan dan usaha lain yang seharusnya memakai tabung non-subsidi ukuran 5,5 kilogram atau 12 kilogram.
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan lemahnya pengawasan dalam rantai distribusi. Jika dibiarkan, subsidi pemerintah tidak akan tepat sasaran dan masyarakat yang benar-benar membutuhkan akan terus dirugikan.
Karena itu, DPRD Karangasem mendorong pemerintah daerah agar melakukan pengawasan yang lebih sistematis dan menyeluruh. Selain memastikan kuota LPG bersubsidi tetap aman, distribusi juga perlu diawasi hingga tingkat agen, pangkalan, dan pengecer untuk mencegah penyimpangan.
Bahkan, DPRD Karangasem berencana membentuk panitia khusus (pansus) perlindungan konsumen guna memperkuat fungsi pengawasan, tidak hanya pada distribusi LPG bersubsidi, tetapi juga sektor lain seperti pengawasan timbangan di pasar dan SPBU.
“Subsidi itu untuk rakyat miskin. Jangan sampai yang berhak justru tidak kebagian,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5835 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4600 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2564 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2208 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2191 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan