Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 10 September 2026
Angin Kencang Robohkan Bale Patus di Sibetan Karangasem
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Bebandem dan sekitarnya menyebabkan sebuah bale patus atau bale saka enam yang ada di Banjar Dinas Pengawan, Desa Sibetan, Bebandem, Kabupaten Karangasem ambruk pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 14.30 WITA.
Bangunan bale patus berukuran sekitar 3 x 6 meter tersebut dilaporkan mengalami kerusakan pada bagian atap hingga jebol akibat terjangan angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
Usai menerima laporan dari Perbekel Desa setempat, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Karangasem langsung menuju lokasi untuk melakukan asesmen bersama pihak desa, kepolisian, serta TNI.
Kepala Pelaksana BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, mengatakan hasil asesmen di lapangan menunjukkan bahwa bangunan bale patus yang roboh merupakan milik pengempon Banjar Pengawan.
Baca juga:
Angin Kencang Rusak Rumah Warga Buleleng
“Bangunan bale patus berukuran sekitar 3 x 6 meter mengalami kerusakan pada bagian atap akibat angin kencang. Dari hasil pendataan sementara, kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp75 juta,” ujarnya.
Arimbawa menambahkan, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka-luka. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Saat kondisi angin kencang atau cuaca ekstrem, masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap bangunan yang sudah berumur atau pohon besar di sekitar permukiman,” tambahnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3273 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 759 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 698 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman