Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Kronologi Penyerangan hingga Pembantaian WNA Belanda di Kerobokan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kasus pembunuhan terhadap warga negara asing asal Belanda, Rene Pouw (49), di kawasan Kerobokan, Kuta Utara, Badung, Bali, masih terus didalami aparat kepolisian.
Peristiwa tragis tersebut terjadi di depan Vila Amira, Banjar Anyar Kelod, pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 22.50 WITA.
Hingga kini, jajaran Polres Badung masih memburu dua pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor matic usai melakukan penyerangan.
Ps Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung, Aiptu Ni Nyoman Inastuti, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi yang berada di lokasi kejadian, termasuk pacar korban.
"Tak lama saksi melihat dua pelaku langsung menyerang korban dengan menggunakan pisau," beber Aiptu Ayu Inastuti, pada Selasa 24 Maret 2026.
Kronologi Penyerangan
Peristiwa bermula saat korban bersama kekasihnya, Pujiani (30), sedang berjalan-jalan di sekitar lokasi kejadian sekitar pukul 22.00 WITA. Saat itu, keduanya melihat dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor mencurigakan.
Ciri-ciri pelaku, pengendara mengenakan jaket ojek online berwarna hitam, helm hitam, dan masker biru. Sementara pelaku yang dibonceng mengenakan kaos oranye tanpa helm.
Kedua pelaku sempat berbalik arah di ujung gang, sehingga menimbulkan kecurigaan korban. Tak lama kemudian, serangan brutal pun terjadi."Saksi menunggu di kegelapan dan melihat dua pelaku sudah melarikan diri. Saksi lalu mendekati korban yang sudah dalam keadaan mengeluarkan darah dan berteriak meminta pertolongan," ucapnya.
Korban Tewas Kehabisan Darah
Akibat penyerangan tersebut, korban mengalami luka serius di berbagai bagian tubuh, termasuk luka robek pada kepala, leher, bahu, lengan, punggung, hingga paha. Korban sempat dilarikan ke RS BIMC, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada pukul 23.29 WITA.
"Kemungkinan besar penyebab kematian karena kehabisan darah," ungkap Aiptu Ayu Inastuti.
Polisi Kumpulkan Barang Bukti
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang bukti, di antaranya kacamata, telepon genggam, sandal, hingga bagian senjata tajam yang diduga digunakan pelaku.
Selain itu, polisi juga tengah menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi. Namun, keterbatasan CCTV di area kejadian menjadi kendala dalam proses penyelidikan.
Saat ini, aparat masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku serta mendalami motif di balik aksi pembunuhan tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3318 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 786 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan