Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Kapolda Bali Tanggapi Travel Warning Korea Selatan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Polda Bali mencatat kasus kriminal yang melibatkan warga negara asing (WNA) pada periode Januari hingga April 2026 turun 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025.
Data tersebut menjadi dasar penegasan bahwa situasi keamanan di kawasan wisata Pulau Dewata tetap aman dan kondusif bagi wisatawan, termasuk turis mancanegara.
Baca juga:
Australia Keluarkan Travel Warning ke Bali
Menurut Kapolda Bali Irjen Pol. Daniel Adityajaya, saat ini pihak Kedutaan Korea Selatan mengeluarkan travel warning bagi warga negaranya yang hendak berkunjung ke Bali. Dikatakanya, pihaknya memahami keprihatinan yang disampaikan Kedutaan Besar Korea Selatan. Namun, ia memastikan aparat terus bekerja maksimal untuk menjaga rasa aman wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
"Kami memahami keprihatinan Kedutaan Besar Korea Selatan dan menghargai koordinasi yang terjalin. Bali tetap aman, dan kami terus bekerja keras untuk memastikan setiap wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, merasa terlindungi," ujar Irjenpol Daniel dalam pertemuan dengan angggota DPD RI Ni Luh Jelantik, pads Kamis 9 April 2026.
Ditegaskannya, sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan, Polda Bali sebelumnya telah menggelar Operasi Sikat Agung 2026 selama 16 hari, yakni pada 28 Januari hingga 12 Februari 2026. Dalam operasi tersebut, Polda Bali berhasil mengungkap 166 kasus kriminalitas dan mengamankan 181 tersangka.
Kejahatan ini meliputi 77 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 15 kasus pencurian dengan kekerasan (curas), serta 89 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Selain menangkap para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa 6 unit mobil, 77 unit sepeda motor, 5 laptop, 8 handphone, serta uang tunai Rp 3,6 juta.
Tak hanya itu, puluhan kendaraan bermotor hasil curian juga telah dikembalikan kepada pemilik sah. Polda Bali juga berhasil membongkar jaringan pencurian kendaraan bermotor yang beroperasi di wilayah Bali.
Kapolda Daniel menegaskan hasil Operasi Sikat Agung menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap penurunan angka kriminalitas sepanjang awal 2026. Pascaoperasi, patroli keamanan kini diperketat di seluruh kawasan wisata utama, seperti Seminyak, Canggu, Ubud, Sanur, dan Nusa Dua, yang menjadi destinasi favorit wisatawan.
Polda Bali juga memperkuat pengawasan terhadap warga negara asing melalui website dan Command Center Cakra Pengawasan Orang Asing (Cakrawasi) yang resmi diluncurkan pada 13 Maret 2026. Sistem berbasis teknologi ini digunakan untuk memantau keberadaan dan aktivitas WNA di Bali secara terintegrasi dan real time.
Daniel menyebut pengembangan Cakrawasi dilakukan seiring tingginya kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali yang pada 2025 mencapai 7,05 juta orang, naik 11,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Melalui sistem ini, pergerakan WNA dapat dipantau melalui laporan hotel, penginapan, dan stakeholder terkait, sehingga potensi aktivitas mencurigakan maupun pelanggaran hukum dapat lebih cepat dideteksi dan diatasi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan