Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Bali Siap Kolaborasi Eksplorasi Energi Lepas Pantai
BERITABALI.COM, BADUNG.
Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan kesiapan Bali untuk berkolaborasi dalam implementasi eksplorasi lepas pantai sebagai upaya memperkuat ketahanan energi berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Simposium Asia Pacific Exploration Conference (APEX) 2026 yang berlangsung di Hotel Padma Kuta, Rabu (15/4/2026).
Menurut Koster, sebagai destinasi wisata dunia, Bali membutuhkan kepastian ketersediaan energi yang berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.
Baca juga:
Shell Jajaki Potensi Migas di Bali
Forum internasional tahunan ini dinilai strategis karena melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perusahaan energi global, akademisi, hingga lembaga riset dari 15 negara dengan total 225 peserta.
Simposium tersebut menjadi ruang bertukar informasi terkait teknologi eksplorasi lepas pantai berbasis energi baru terbarukan, sekaligus membahas peluang investasi, kebijakan energi nasional, serta isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Koster menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” yang menekankan kemandirian energi dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Salah satu implementasi kebijakan tersebut diwujudkan melalui Pergub Bali No. 45 Tahun 2019 tentang Energi Bersih.
“Ini sejalan dengan forum, karena teknologi eksplorasi lepas Pantai di Asia Pasifik dan khususnya di Indonesia tentunya mengutamakan efisiensi, termasuk juga dengan menggunakan energi baru terbarukan melalui optimalisasi potensi dari tenaga laut baik gelombang, maupun arus laut,” ujarnya.
Ia menegaskan, Bali siap mendukung kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan eksplorasi energi lepas pantai yang diyakini mampu membuka peluang investasi sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di sektor energi.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah bersama untuk mewujudkan ketahanan energi yang memberikan dampak bagi pembangunan nasional dan khususnya Bali,” pungkasnya.
Sementara itu, Presiden Society of Exploration Geophysicists, Joseph M. Reilly, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan forum ini di Indonesia, khususnya Bali.
Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam eksplorasi lepas pantai karena didukung cekungan sedimen yang luas serta perkembangan teknologi seperti pencitraan seismik canggih, model geologi modern, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
Simposium ini juga menghadirkan sejumlah pembicara penting, di antaranya Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, serta Business Line Director for Data & AI Platform at SLB, Jamie Cruise.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5888 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2586 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan