Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Bali Siap Kolaborasi Eksplorasi Energi Lepas Pantai
BERITABALI.COM, BADUNG.
Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan kesiapan Bali untuk berkolaborasi dalam implementasi eksplorasi lepas pantai sebagai upaya memperkuat ketahanan energi berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Simposium Asia Pacific Exploration Conference (APEX) 2026 yang berlangsung di Hotel Padma Kuta, Rabu (15/4/2026).
Menurut Koster, sebagai destinasi wisata dunia, Bali membutuhkan kepastian ketersediaan energi yang berkelanjutan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.
Baca juga:
Shell Jajaki Potensi Migas di Bali
Forum internasional tahunan ini dinilai strategis karena melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perusahaan energi global, akademisi, hingga lembaga riset dari 15 negara dengan total 225 peserta.
Simposium tersebut menjadi ruang bertukar informasi terkait teknologi eksplorasi lepas pantai berbasis energi baru terbarukan, sekaligus membahas peluang investasi, kebijakan energi nasional, serta isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Koster menegaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” yang menekankan kemandirian energi dalam kerangka pembangunan berkelanjutan. Salah satu implementasi kebijakan tersebut diwujudkan melalui Pergub Bali No. 45 Tahun 2019 tentang Energi Bersih.
“Ini sejalan dengan forum, karena teknologi eksplorasi lepas Pantai di Asia Pasifik dan khususnya di Indonesia tentunya mengutamakan efisiensi, termasuk juga dengan menggunakan energi baru terbarukan melalui optimalisasi potensi dari tenaga laut baik gelombang, maupun arus laut,” ujarnya.
Ia menegaskan, Bali siap mendukung kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan eksplorasi energi lepas pantai yang diyakini mampu membuka peluang investasi sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di sektor energi.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah bersama untuk mewujudkan ketahanan energi yang memberikan dampak bagi pembangunan nasional dan khususnya Bali,” pungkasnya.
Sementara itu, Presiden Society of Exploration Geophysicists, Joseph M. Reilly, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan forum ini di Indonesia, khususnya Bali.
Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar dalam eksplorasi lepas pantai karena didukung cekungan sedimen yang luas serta perkembangan teknologi seperti pencitraan seismik canggih, model geologi modern, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).
Simposium ini juga menghadirkan sejumlah pembicara penting, di antaranya Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, serta Business Line Director for Data & AI Platform at SLB, Jamie Cruise.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3871 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1985 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1853 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1753 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1533 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun