Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
170 Petinju Siap Berlaga di Ajang STE
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekitar 170 petinju dari 29 provinsi di Indonesia akan berlaga di ajang Sarung Tinju Emas (STE) di Lapangan Alit Saputra Tabanan, mulai 31 Maret–6 April mendatang.
Dari jumlah itu, 52 di antaranya adalah petinju wanita yang juga ikut bertarung untuk pertama kalainya dalam kejuaraan ini. Menurut Wakil Ketua Panitia Pelaksana, IGGA Putra Wirasana, yang sudah mendaftarkan diri adalah peserta dari Manokwari sebanyak 8 orang, 3 di antaranya petinju wanita.
Selain ajang STE, juga sekaligus dirangkai kejuaraan tinju profesional memperebutkan Sabuk Emas Bupati Tabanan yang ke-7. Sejumlah petinju luar negeri juga akan ikut meramaikan, seperti Victor Manum asal Filiphina, dan Ninovelo dari Australia. Dalam STE ini, untuk putra akan dipertandingan 11 kelas, mulai dari kelas 45 kg sampai kelas 91 kg.
Sedangkan untuk putri akan dipertandingkan 8 kelas, mulai kelas 44 kg sampai 60 kg. Untuk penyelenggaraan ini, kata Putra Wiarasana yang juga Wakil Bupati Tabanan ini, menelan biaya sampai Rp 1,5 miliar. Namun hingga kini baru terhimpun Rp 70%. Salah satu sumber dananya adalah dari APBD Tabanan sebesar Rp 400 juta.
“Dari provinsi dan Pusat belum, kami masih menunggu,” ujar Wirasana dalam jumpa pers di Gedung ASITA Bali, di Renon. Ajang kegiatan ini, menurut Wirasana, selain menggalakkan dunia tinju juga sekaligus menjadi media promosi pariwisata Bali khususnya Tabanan, yang pada gilirannya turut menyukseskan program Visit Indonesia Year 2008.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3239 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 731 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 677 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman