Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 23 Agustus 2026
18 Pelajar Diduga Pelaku Penyerangan Buruh Proyek yang Tewas Loncat dari Jembatan Sungai Ayung
beritabali/ist/18 Pelajar Diduga Pelaku Penyerangan Buruh Proyek yang Tewas Loncat dari Jembatan Sungai Ayung.
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kasus buruh proyek yang ketakutan diserang kawanan geng motor hingga loncat ke bawah jembatan Sungai Ayung, menuai titik terang.
Dari hasil penyelidikan Polres Badung, pelaku diduga para pelajar. Pihak kepolisian telah memanggil para orang tua (ortu) pelajar tersebut untuk dimintai keterangan.
Hal tersebut disampaikan Kapolres Badung AKBP Teguh Priyo Wasono melalui Kasatreskrim AKP Muhammad Said Husein, kepada awak media, pada Selasa 15 Oktober 2024.
Ia membenarkan, kasus penyerangan terhadap buruh proyek, yakni Yanto (38), M Anton Munif (35) dan Gunawan (34) di wilayah Sibang Gede, Abiansemal, Badung, hingga salah seorang loncat ke sungai Ayung hingga menemui ajal, telah menunjukkan hasil yang signifikan.
Bahkan, pihaknya tengah membidik beberapa pelajar yang diduga sebagai pelaku penyerangan tersebut.
"Ya, ada beberapa pelajar yang kami selidiki sebagai pelakunya," bebernya, pada Selasa 15 Oktober 2024.
Diterangkannya, untuk membuktikan dugaan tersebut, pihaknya masih melakukan pendalaman-pendalaman dengan memeriksa keterangan sejumlah saksi.
Hasil olah TKP, diperoleh informasi jika di lokasi kejadian ada sekelompok remaja berkisar 18 orang. Diduga kuat, mereka usai menonton trek-trekkan.
"Para saksi mengatakan ada sejumlah pelajar diduga terlibat dalam kasus ini tapi masih didalami," bebernya.
Sedianya, para pelajar yang dicurigai tersebut sudah dipanggil dan diperiksa. Namun, penyidik masih mendalami keterlibatan belasan orang tersebut.
Mantan Kasatreskrim Polres Tabanan ini kembali menegaskan, penyidik Satreskrim Polres Badung juga telah memanggil orang tua para remaja tersebut.
"Jadi, para orangtuanya juga sudah kami panggil karena mereka masih di bawah umur," terangnya.
Sementara itu, AKBP Teguh menekankan Yanto yang ditemukan meninggal karena melarikan diri dan loncat ke sungai. Kemudian, dua temannya, Anton dan Gunawan melapor pemukulan yang dilakukan para pelaku.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4633 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2436 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2086 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1690 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1128 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun