Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Ahli Gizi Bagikan 3 Camilan Yang Ampuh Turunkan BB
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Camilan tidak harus dihilangkan dari asupan harian demi mendapatkan berat badan ideal. Seorang ahli gizi membagikan tiga jenis camilan yang dikonsumsi untuk menurunkan berat badan.
Tidak ada kewajiban menghilangkan camilan dari asupan. Anda tetap bisa ngemil dengan catatan, pilih jenis camilan yang tepat dan mampu mendukung program penurunan berat badan.
Ahli gizi Emily English berbagi rekomendasi camilan yang pas, terutama buat mereka yang sedang menurunkan berat badan. Menurutnya, di antara waktu makan sebaiknya Anda mengonsumsi camilan tinggi protein dan serat.
Selain makronutrien, penting pula memperhatikan kandungan mikronutrien pada camilan.
"Sangat penting bagi kita untuk memikirkan jumlah mikronutrien kita, jadi saya menyertakan banyak buah dan sayuran segar yang lezat dalam camilan yang akan membantu Anda mencapai semua target tersebut," kata English, seperti dilaporkan Bristol Live.
Dia pun merekomendasikan tiga camilan, yakni:
1. Roti renyah kaya protein dengan olesan keju cottage plus irisan alpukat.
2. Yogurt dengan gandum, chia seeds dan satu porsi buah beku.
3. Telur rebus dengan paprika merah renyah dan kulit lemon.
(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3905 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3040 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2073 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2044 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1822 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun