Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Alasan Pelatih Thailand Hancur Lawan Indonesia di SEA Games 2023
BERITABALI.COM, DUNIA.
Issara Sritaro mencoba memaparkan alasan kekalahan Thailand dari Timnas Indonesia U-22 pada laga puncak SEA Games 2023, Selasa (16/5).
Baca juga:
Atlet Renang asal Bali Gede Siman Sudartawa Raih Emas di SEA Games Kamboja, Ini Profilnya
Thailand yang berstatus sebagai raja cabang sepak bola di SEA Games karena sudah mengoleksi 16 gelar dibuat kecewa oleh Indonesia yang sedang berupaya mengakhiri puasa gelar selama 32 tahun.
Pertandingan berlangsung cukup menarik. Indonesia yang unggul 2-0 pada babak pertama tak bisa mempertahankan keunggulan ketika wasit meniup peluit panjang tanda laga 2x45 menit usai.
Sebuah gol pada pertengahan paruh kedua dan detik akhir waktu normal membuat Indonesia harus memupus harapan menyudahi pertandingan lebih cepat.
Pada awal babak tambahan, sebuah gol Irfan Jauhari membuat Indonesia kembali memimpin. Momen itu pula yang dirasakan Sritaro sebagai awal kehancuran Thailand.
"Sebenarnya titik balik kami adalah gol ketiga, kami terjatuh dan kami kehilangan," ucap Sritaro.
Selain itu gol Irfan juga berbuntut keributan antarkubu yang membuat Thailand dan Indonesia kehilangan pemain. Sritaro pun mengakui kehilangan pemain di saat sedang tertinggal adalah sebuah kerugian besar.
Tidak cuma satu kartu merah. Setelah kiper Soponwit Rakyart diusir wasit, Jonathan Khemdee dan Teerasak Poeiphimai harus menerima kartu kuning kedua.
"Kami sempat berpikir bisa kembali, tetapi kami mendapat kartu merah lagi sehingga membuat pemain berkurang," terangnya dikutip dari Thairath.
"Sebelumnya kami ketinggalan 0-2 dan kami menekan jadi menghabiskan cukup banyak energi. Kita bisa kembali. Kemudian ketika kami sudah sampai pada batasnya, kami lantas bisa ditaklukkan. Kami harus menerimanya," katanya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 625 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 508 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan