Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Anak Warga Kurang Mampu Dilatih Bekerja di Kapal Pesiar
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pemerintah Kabupaten Klungkung melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja kembali menggelar Kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Bagi Calon Pekerja Migran Indonesia dari anak KK kurang mampu di Kabupaten Klungkung.
Pelatihan bekerjasama dengan LPK Balindo Paradiso dibuka Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta di ruang rapat, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Klungkung, Selasa (27/10/2020). Turut hadir Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung I Gede Kusumajaya dan Direktur LPK Balindo Paradiso Kadek Hendra Juli Hartwan.
Dalam arahannya tersebut, Bupati Suwirta menyampaikan menghadapi situasi pandemi Covid-19 saat ini, kegiatan pelatihan seperti ini memang sangat penting dilakukan. Sebab, langkah cepat ini merupakan mempersiapkan para peserta pekerja migran nantinya untuk bekerja di kapal pesiar jika situasi sudah kembali normal. Program ini juga merupakan inovasi Pemkab Klungkung di dalam mengentaskan garis kemiskinan.
"Kita melaksanakan pelatihan ini untuk menyambut situasi normal, di saat nanti situasi sudah normal anak-anak kita sudah siap untuk berangkat ke kapal pesiar," ujar Bupati Suwirta.
Bupati Suwirta juga menambahkan jika nanti program ini sudah berhasil, maka pihaknya juga akan mengundang sebanyak-banyaknya anak dari KK kurang mampu. Suwirta akan berikan mereka kail untuk bekerja di kapal pesiar, agar dapat bekerja dengan sebaik-baiknya.
"Ikuti kegiatan pelatihan ini dengan baik, dan jadilah contoh melepaskan diri dari garis kemiskinan," harap Bupati Suwirta.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Klungkung I Gede Kusumajaya menyampaikan kegiatan ini merupakan pelatihan gelombang yang ke II dengan diikuti sebanyak 15 orang dari semua Kecamatan di Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini juga akan dilaksanakan selama tiga bulan secara daring dengan tetap mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes).
"Semoga dengan kegiatan ini dapat memberikan hasil yang terbaik di dalam mengentaskan garis kemiskinan khususnya di Kabupaten Klungkung," harapnya.
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan