Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Anggaran Kosong, Anggota Dewan Belum Terima Gaji
Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
dprd jembranaLantaran 7 anggota DPRD Jembrana masih belum mengembalikan dana reses dan dana perjalanan dinas yang dipinjamnya dengan nilai total Rp. 34,6 juta, membuat seluruh kegiatan di DPRD Jembrana lumpuh. Akibat ulah wakil rakyat yang membandel ini, 23 anggota dewan sisanya harus menerima akibatnya dengan tidak memperoleh gaji dan penghasilan lainnya sejak Januari lalu.
Dari informasi yang dikumpulkan, Rabu (18/2), akibat ulah 7 anggota dewan yang'nakal' tersebut, pihak sekretariat dewan (setwan) tidak diijinkan untuk mengamprah uang persediaan (UP) sebesar 1/12 dari APBD 2008 sehingga selama 2 bulan anggota dewan tidak menerima gaji dan semua kegiatan dewan lumpuh.
Sekretaris Fraksi Nasional Demokrat Bangsa (FNDB), Iskandar Alfan, menyayangkan perilaku teman-temannya di parlemen. Kalau saja, kata Iskandar, anggota dewan mengindahkan peringatan sekwan, tentu UP sebesar 1/12 APBD 2008 atau sekitar Rp.700 juta untuk anggaran rutin termasuk gaji dewan bisa dicairkan.
"Jika semua anggota ngutang tidak masalah, tapi ini karena 6 orang kita semua menjadi korban atau karena Rp. 34 juta, UP Rp. 700 juta tidak bisa cair. Ingat kami punya anak istri yang butuh biaya hidup,"ujarnya. Menurut Iskandar, lantaran belum terima gaji, sangat wajar kalau anggota dewan malas ke kantor, termasuk ketika diundang rapat penting.
"Jangan salahkan kalau anggota dewan yang rumahnya jauh malas ngantor, sekarang saja rencananya rapat dengan ekskutif untuk membahas hasil evaluasi gubernur terhadap APBD 2009. Mungkin mereka tidak punya uang untuk beli BBM," tandasnya. Dirinya juga heran, setelah menerima 3 kali surat peringatan dari sekwan tapi tetap saja membandel.
"Kenapa teman-teman belum mengembalikan? Kita jadi malu dengan masyarakat karena banyak tugas dan pekerjaan kita mandeg,"ujarnya. Untuk itu, Iskandar meminta agar teman-temannya yang masih ngutang agar segera diselesaikan. "Teman-teman yang masih ngutang kami minta segera melunasinya agar kegiatan dewan tidak mandeg,"pintanya.
Sekretaris dewan (Sekwan), I Made Suwerna Arbawa ketika dikonfirmasi Rabu (18/2) membenarkan kalau sampai saat ini anggota dewan belum terima gaji dan kegiatan di dewan lumpuh karena kosongnya anggaran di setwan. Padahal, sejak sebelum berakhirnya tahun anggaran 2008, pihaknya mereka sudah diminta mengembalikan agar tidak ada hutang Silpa termasuk tigakali surat peringatan.
"Ini pengalaman pertama, saya sudah sering mengingatkan namun mereka beralasan tidak punya uang. Karena ada hutang jadi tidak bisa ngamprah UP, sehingga anggaran kita kosong termasuk untuk gaji anggota dewan,"ungkapnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan