Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Badung Prioritaskan Infrastruktur di KUA-PPAS 2027
BERITABALI.COM, BADUNG.
DPRD Kabupaten Badung mulai membahas Rancangan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027. Dalam pembahasan tersebut, porsi pembangunan infrastruktur disebut menjadi salah satu prioritas utama.
Rapat paripurna dengan agenda penyampaian penjelasan Bupati Badung terhadap Rancangan KUA-PPAS 2027 digelar di Gosana Utama Sekretariat DPRD Badung, Mangupura, Kamis (6/8/2026).
Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti. Ia mengatakan DPRD Badung menyambut positif penyampaian dokumen anggaran tersebut dan siap mempercepat proses pembahasan sesuai ketentuan yang berlaku.
DPRD Badung akan melakukan pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) sebelum menetapkan keputusan Dewan terkait KUA-PPAS 2027.
"Di dalam peraturan tersebut diatur selambat-lambatnya kami di Dewan harus sudah menetapkan KUA dan PPAS ini di minggu kedua bulan Agustus. Setelah pembahasan Banggar dan Paripurna Internal, kami akan langsung menetapkan keputusan Dewan. Sementara untuk KUPA-PPAS Perubahan 2026 diagendakan pada 13 Agustus mendatang," bebernya dalam kesempatan tersebut.
Anom Gumanti menyebutkan, salah satu poin yang menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran 2027 adalah peningkatan porsi belanja untuk pembangunan infrastruktur. Porsi pembangunan infrastruktur disebut dapat mencapai 55 persen.
Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi langkah baru yang dinilai logis dengan mempertimbangkan ketersediaan lahan dan kapasitas anggaran daerah saat ini.
Percepatan pembangunan infrastruktur juga dinilai penting untuk mengantisipasi persoalan kemacetan yang semakin menjadi tantangan di kawasan pariwisata Badung.
Ia menilai pembebasan lahan melalui mekanisme ganti untung perlu segera dilakukan sebelum harga tanah semakin tinggi akibat pesatnya perkembangan pembangunan di Badung.
Pembangunan infrastruktur, khususnya yang berkaitan dengan konektivitas dan pengendalian kemacetan, dinilai memiliki hubungan langsung dengan keberlanjutan sektor pariwisata Badung.
"Kalau tidak mulai sekarang Badung memprioritaskan bidang infrastruktur, kapan lagi? Masalah macet ini harus diatasi karena kalau pariwisata sudah macet dan stage wisatawan bisa kabur. Langkah ini merupakan sebuah jawaban yang akan membawa vibrasi positif bagi pariwisata Badung," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: DPRD Badung
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5890 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan