Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bandara Lombok Atur Jarak Duduk Antar Orang di Area Keberangkatan
BERITABALI.COM, NTB.
Dalam upaya pengaturan jarak minimal satu meter antar orang sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19, Bandara Internasional Lombok menerapkan 'Social Distancing' di area pelayanan publiknya.
[pilihan-redaksi]
Selain menempelkan stiker panduan jarak, di area ruang tunggu keberangkatan juga diatur jarak duduk antar orang. Agar setiap orang duduk tidak bersebelahan dengan mengosongkan satu kursi. Hal ini dilakukan dengan pemberian label stiker petunjuk.
General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Lombok, Nugraha Jati, Kamis (19/3) mengatakan, kebijakan menerapkan konsep social distancing di bandara Lombok, untuk meminimalisir potensi penularan Covid-19 di area publik. Ini merupakan yang pertama dilakukan di propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Program ini dilakukan bandara Lombok sesuai arahan Presiden, sesuai surat edaran Menteri BUMN dan Direktur Utama PT Angkasa Pura Persero," tegas Nugroho Jati, terkait penanganan penyebaran dan dampak virus Corona.
Adapun penempelan stiker panduan jarak satu meter dilakukan antara lain di area security check point, area check-in, area pintu lobby keberangkatan, area scan boarding pass, ruang tunggu keberangkatan. Serta area pemeriksaan dokumen imigrasi.
Tanda serupa juga diberikan di eskalator dan di dalam lift penumpang. Dengan memberi label stiker jarak dan posisi hadap penumpang saat di lift. Bandara Internasional Lombok (BIL) merupakan satu dari 15 bandar udara di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura (Persero). Salah satu BUMN pengelola bandar udara di Indonesia.
BIL yang berada di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng), NTB ini mulai beroperasi pada 1 Oktober 2011. Menggantikan bandar udara Selaparang di Kota Mataram yang ditutup pada 30 September 2011. BIL diresmikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono pada 20 Oktober 2011 ini memiliki terminal penumpang berkapasitas 3,2 juta orang per tahun dan landasan pacu (runway) sepanjang 2.750 meter.
Pada tahun 2019 lalu, BIL melayani 2,9 juta penumpang. Tahun 2020 ini BIL akan dikembangkan dengan memperluas terminal penumpang. Sehingga dapat melayani 4,7 juta penumpang per tahun, dan memperpanjang landas pacu menjadi 3.500 meter.

Selain meningkatkan pelayanan, dan mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, juga untuk kesiapan BIL menyambut gelaran MotoGP 2021.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5893 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4622 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2232 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan