Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Bau Kotoran Babi Ganggu Warga Blahbatuh, DLH Gianyar Turun Tangan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dugaan pencemaran lingkungan akibat bau tidak sedap dari peternakan babi di Banjar Blangsinga, Desa Saba, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, ditindaklanjuti tim gabungan pada Senin (12/10/2026).
Hasil pemeriksaan menemukan penampungan kotoran ternak milik peternak dalam kondisi penuh.
Tim gabungan yang terdiri atas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gianyar, Satpol PP, perangkat desa, dan kepolisian mendatangi lokasi usaha milik I Ketut Darsana sekitar pukul 09.30 WITA. Pemeriksaan tersebut merupakan inspeksi kedua setelah adanya laporan masyarakat mengenai bau yang mengganggu kenyamanan warga sekitar.
Dalam sidak itu, Bhabinkamtibmas Desa Saba Aipda I Nyoman Mara Arta bersama personel Satpol PP Blahbatuh dan Kepala Dusun Banjar Blangsinga berkoordinasi dengan pemilik usaha. Petugas juga memeriksa area kandang serta saluran pembuangan kotoran ternak.
Petugas DLH Kabupaten Gianyar mencatat temuan di lapangan dan meminta keterangan dari pemilik usaha. Dari hasil pengecekan, penampungan kotoran atau septic tank peternakan tersebut diketahui telah penuh. Kondisi itu memicu bau menyengat yang dikeluhkan warga di sekitar lokasi.
Kapolsek Blahbatuh, Kompol Luh Putu Sri Sumartini, mengatakan kepolisian berkomitmen menjembatani aspirasi masyarakat dan pemilik usaha melalui pendekatan yang responsif serta persuasif.
"Polri hadir untuk mendengarkan keluhan masyarakat dan mendorong penyelesaian permasalahan secara humanis. Kami mengimbau pemilik usaha agar segera melakukan pembersihan penampungan kotoran ternak serta memperhatikan kebersihan lingkungan, sehingga aktivitas usaha tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat di sekitarnya," tegas Kompol Luh Putu Sri Sumartini.
Ia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah melalui DLH dan Satpol PP, serta perangkat desa diperlukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif sekaligus mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
Dari hasil mediasi dan inspeksi tersebut, I Ketut Darsana menyatakan bersedia bekerja sama dengan petugas. Ia berkomitmen segera menguras dan membersihkan penampungan kotoran ternak yang telah penuh agar bau tidak sedap yang dikeluhkan warga dapat segera diatasi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5890 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan