Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Bayi Gizi Buruk dan Kelainan Genetik di Klungkung Butuh Uluran Tangan
Jumat, 17 November 2017,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Klungkung. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menemui bayi yang mengalami gizi buruk dan kelainan genetik di ruang poli anak RSUD Klungkung Jumat (17/11).
Kehadiran orang nomor satu di Klungkung ini adalah untuk memotivasi pasangan Gusti Ngurah Murjaya dengan Gusti Ayu Suciati asal Banjar Kawan, desa Tusan, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung yang memiliki bayi berusia empat bulan dengan kondisi kekurangan gizi dan kelainan genetik.
[pilihan-redaksi]
Saat ditemui diruang poli anak RSUD Klungkung, Kondisi bayi bernama Gusti Ngurah Juliana ini tampak sangat berbeda dari kondisi bayi normal, di mana sang bayi terlihat lemas dengan suhu badan yang tinggi di pangkuan sang ibu. Menurut sang ayah Gusti Ngurah Murjaya, keseharian anaknya hanya bisa melenguh kesakitan di pangkuan sang ibu. Dengan bantuan ambulan dari Puskesmas Banjarangkan, bayinya diantarkan untuk mendapat perawatan di RSUD Klungkung.
Sementara sang ibu Gusti Ayu Suciati mengatakan pada masa kandungan kondisinya baik dan tidak pernah mengeluh kesakitan. Bahkan dari hasil usg saat hamil kondisi bayi juga normal. Bayinya baru diketahui kondisi seperti ini ketika lahir. Dokter mendiagnosa bayi mengalami kelainan genetik, kelainan jantung , kulit tanpa pori hingga gizi buruk. Kondisi itu menyebabkan suhu tubuh bayi terus tinggi hingga 38 derajat hampir setiap harinya.
Melihat kondisi sang bayi, Bupati Suwirta pun tak dapat menyembunyikan raut wajah sedihnya. Kepada Gusti Ngurah Murjaya, bupati Suwirta meminta tetap bersabar menjalani cobaan ini. Bupati Suwirta mewanti wanti supaya memberikan perhatian lebih kepada sang bayi mengingat kondisinya yang sangat lemah.
“Fokuslah untuk merawat anak bapak terlebih dulu, jangan pikirkan yang lain apalagi sampai meninggalkannya untuk bekerja,” ujar Bupati Suwirta sambil menyerahkan bantuan sejumlah uang untuk biaya menunggu di RSUD.
Kehidupan keluarga pasangan Gusti Ngurah Murjaya dengan Gusti Ayu Suciati terbilang memprihatinkan. Pendapatan Gusti Ngurah Murjaya sebagai buruh bangunan yang hanya dapat pekerjaan sesekali, tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga apalagi untuk memenuhi kebutuhan sang bayi. Gusti Ngurah Murjaya mengaku hasil dari bekerja sebagai kuli bangunan sangat sedikit dan hanya cukup untuk makan sehari-hari saja.
Berdasarkan anjuran dari dokter, untuk meningkatkan kekebalan tubuh bayi ini, saat ini sang bayi masih sangat membutuhkan asupan gisi cukup dan susu yang sesuai. Namun melihat kondisi ekonomi orang tuanya, hal ini sulit diwujudkan. Diharapkan akan ada uluran bantuan untuk meringankan kondisi sang bayi. [rls/klk/wrt]
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026