Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bertahun-tahun Tak Diaspal, Jalan di Desa Bila Masuk Prioritas Perbaikan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Akses jalan sepanjang kurang lebih tiga kilometer di Dusun Perigi, Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan hingga kini masih berupa tanah dan belum tersentuh aspal maupun rabat beton. Kondisi ini menjadi kendala serius bagi warga, khususnya petani yang bergantung pada jalur tersebut untuk distribusi hasil panen.
Jalan penghubung Desa Bila menuju wilayah Kubutambahan itu selama ini menjadi akses vital masyarakat. Namun saat musim hujan, jalur tersebut kerap sulit dilalui sehingga aktivitas warga terganggu.
Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna turun langsung meninjau lokasi pada Senin (13/4). Kunjungan ini dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat yang telah lama menantikan perbaikan jalan.
“Jalan ini memang belum beraspal maupun rabat beton, sehingga cukup menyulitkan masyarakat, apalagi ini jalur penting untuk aktivitas pertanian,” ujar Supriatna.
Ia memastikan pemerintah daerah akan segera melakukan kajian teknis sebagai dasar penanganan. Perbaikan infrastruktur ini dinilai penting untuk meningkatkan konektivitas sekaligus memperlancar distribusi hasil pertanian.
“Ke depan, ini akan kita programkan sebagai prioritas. Jenis penanganannya nanti disesuaikan hasil kajian, apakah melalui pengaspalan atau rabat beton,” tegasnya.
Sementara itu, Perbekel Desa Bila, Ketut Citarja berharap perbaikan jalan segera direalisasikan. Selain akses jalan, warga juga membutuhkan dukungan penyediaan air untuk subak guna menunjang produktivitas pertanian.
“Kami sangat berharap bantuan pemerintah untuk perbaikan jalan ini, termasuk dukungan air untuk subak karena potensi pertanian di sini cukup besar,” ungkapnya.
Perbaikan akses jalan tersebut diharapkan mampu mendorong aktivitas ekonomi masyarakat, terutama di sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tulang punggung warga di wilayah Buleleng.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2602 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2258 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan