Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
BMKG Prakirakan Puncak Musim Kemarau di Bali Juli-Agustus
BERITABALI.COM, BADUNG.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Bali meskipun sebagian besar daerah telah memasuki musim kemarau.
Hujan tercatat terjadi pada malam hingga pagi hari, Jumat (26/6/2026). Kondisi tersebut dipengaruhi oleh aktifnya Gelombang Rossby Ekuatorial yang meningkatkan potensi pertumbuhan awan konvektif di wilayah Bali.
Selain itu, keberadaan massa udara basah yang terkonsentrasi mulai dari lapisan permukaan hingga lapisan 700 hPa atau sekitar 3.000 meter turut mendukung terbentuknya hujan di beberapa wilayah.
"Kondisi cuaca seperti ini masih normal," jelas, Prakirawan BBMKG Wilayah III Denpasar, Brian Eko Permadi, Jumat (26/6/2026) di Badung.
Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, hampir seluruh wilayah Bali kini telah memasuki musim kemarau. Namun, kondisi tersebut tidak serta-merta menghilangkan peluang terjadinya hujan, terutama ketika terdapat gangguan atmosfer seperti Gelombang Rossby Ekuatorial.
"Berdasarkan analisis data model cuaca, masih terdapat potensi hujan ringan-sedang di wilayah Bali bagian tengah dan selatan pada malam hingga dini hari," ujarnya.
Brian menjelaskan Bali masih berada dalam periode musim kemarau dengan puncak musim diperkirakan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026.
Meski demikian, masyarakat diimbau tetap menjaga kesehatan karena kondisi cuaca yang berubah-ubah. Warga juga disarankan menggunakan tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan guna melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet.
Selain itu, BMKG mengingatkan masyarakat umum, nelayan, serta pelaku wisata bahari agar meningkatkan kewaspadaan terhadap tinggi gelombang laut yang berpotensi mencapai 2 meter atau lebih.
Wilayah perairan yang perlu diwaspadai meliputi Selat Badung, Selat Bali bagian selatan, Selat Lombok bagian selatan, serta Perairan Selatan Bali.
BMKG juga mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal media sosial resmi BMKG Bali agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi cuaca yang terjadi.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan