Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 23 Agustus 2026
Bule Wanita Australia Mencuri Laptop di Badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Polsek Kuta Utara mengungkap kasus pencurian yang melibatkan seorang wanita berkewarganegaraan Australia, Vanessa Louise Crimmins (45).
Penangkapan ini terjadi setelah pihak kepolisian menerima laporan dari dua korban yang kehilangan laptop mereka di Popular Deli, Jalan Subak Sari, Desa Tibubeneng, pada Rabu, 30 Oktober 2024.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Badung, Ipda Putu Sukarma, korban berinisial NNAP, seorang pelajar, mengalami kerugian sebesar Rp4 juta akibat kehilangan laptop yang disimpan di dalam tasnya. Saksi lain, AN, melaporkan kerugian hingga Rp10 juta dari pencurian laptop Macbook Air miliknya.
Kejadian bermula ketika kedua korban meninggalkan tas berisi laptop di area duduk Deli. Saat mereka kembali, tas tersebut telah hilang.
Setelah menerima laporan, Tim Polsek Kuta Utara segera melakukan penyelidikan. Dengan bantuan rekaman CCTV, petugas berhasil mengidentifikasi pelaku sebagai seorang perempuan WNA.
"Tim berhasil menangkap Vanessa di lokasi yang sama dan mengamankan barang bukti berupa tas berisi laptop milik kedua korban," ungkap Ipda Sukarma.
Saat ini, pelaku dan barang bukti masih dalam proses penyidikan di Polsek Kuta Utara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4637 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2441 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2089 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1694 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1131 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun