Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Bulfest 2026 Putar Ekonomi Rp3,09 Miliar
BERITABALI.COM, BULELENG.
Buleleng Festival 2026 resmi berakhir dengan catatan positif bagi perekonomian daerah. Selama pelaksanaan festival, perputaran ekonomi tercatat mencapai Rp3,091 miliar lebih dan diperkirakan meningkat hingga Rp3,6 miliar lebih setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai.
Buleleng Festival 2026 ditutup Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Gede Supriatna dari Panggung Utama Kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, Minggu (23/8).
Dampak ekonomi tersebut terutama dirasakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal. Sebanyak 105 UMKM Buleleng berpartisipasi dalam festival dengan menawarkan berbagai produk, mulai dari kriya, kuliner, olahan pangan hingga fashion.
Ratusan produk UMKM tersebut dipasarkan melalui tiga zona. Zona A diisi 48 tenan, Zona B sebanyak 38 tenan, sedangkan Zona C terdapat 19 tenan.
Besarnya perputaran ekonomi selama festival menjadi indikator tingginya minat masyarakat serta wisatawan domestik dan mancanegara terhadap produk lokal Buleleng.
"Selama enam hari ini masyarakat telah menyaksikan dan merasakan kekayaan seni, budaya, kuliner, dan kreativitas warga Buleleng yang memancarkan energi positif bagi pariwisata dan perekonomian daerah," ujar Bupati Sutjidra.
Menurut Sutjidra, Buleleng Festival tidak hanya menjadi panggung bagi seni dan budaya, tetapi juga memberikan ruang yang luas bagi UMKM untuk memperkenalkan produk kreatif serta kuliner khas Buleleng.
Festival juga dinilai mampu membuka peluang pasar baru bagi pelaku usaha sekaligus memberikan inspirasi kepada generasi muda agar terus menghasilkan karya dan mengembangkan potensi lokal.
Dari sisi kebudayaan, penyelenggaraan festival menjadi ruang untuk mempertemukan tradisi dengan kreativitas modern. Pemkab Buleleng berharap pendekatan tersebut dapat menjaga budaya daerah tetap hidup dan relevan dengan perkembangan zaman.
Bupati Sutjidra turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Bulfest 2026. Mereka di antaranya panitia, seniman, komunitas, pelaku usaha, Polres Buleleng, Kodim 1609/Buleleng, perangkat daerah, Kelian Desa Adat Buleleng, Prajuru Banjar Adat, sponsor, relawan dan seluruh pengunjung.
"Terima kasih kepada seluruh pengunjung Buleleng Festival yang telah menjaga keamanan, ketertiban dan kebersihan lingkungan, sehingga Buleleng Festival tahun 2026 dapat berjalan nyaman, aman, tertib dan asri," ucapnya.
Menjelang berakhirnya festival, Bupati mengajak masyarakat menerapkan semangat "Uriping Rasa" dalam kehidupan sehari-hari. Semangat tersebut diwujudkan melalui pelestarian budaya, sikap saling menghargai, penguatan gotong royong serta pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan.
Pemkab Buleleng juga menegaskan komitmen untuk terus mendukung sektor kebudayaan dan ekonomi kreatif melalui berbagai program yang memberikan ruang bagi pelaku seni dan UMKM.
"Semoga hasil dan semangat festival ini memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Buleleng," tutup Bupati Sutjidra.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5710 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2542 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2193 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan