Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Candi Prambanan Akan Jadi Pusat Maha Siwaratri 2026, Tim Kerja Gelar FGD
BERITABALI.COM, JAKARTA.
Tim Kerja Pemanfaatan Candi Prambanan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “One Upon a Time in Lifetime Ciwa Temple of Prambanan” di Gedung Ditjen Bimas Hindu, Jakarta, Kamis (31/7/2025).
Ketua Tim Kerja Pemanfaatan Candi Prambanan, Nyoman Ariawan, menyampaikan bahwa program besar Prambanan Siwa Festival akan digelar pada Januari–Februari 2026, melibatkan 12 kegiatan utama selama satu bulan penuh.
“Kami ingin menyusun formulasi kegiatan yang tidak hanya sakral secara spiritual, tapi juga berdampak ekonomi, budaya, dan sosial bagi masyarakat sekitar,” ujar Nyoman.
FGD ini dihadiri langsung oleh Dirjen Bimas Hindu, Sekretaris Jenderal Bimas Hindu, Kementerian Pariwisata, Kementerian Kebudayaan, Pengurus Harian PHDI Pusat, Ida Rsi Putra Manuaba, Ida Pandita Agung Putra Nata Siliwangi, Sugi Lanus, Sabha Walaka PHDI Pusat, WHDI Pusat, PSN Pusat, PP KMHDI, DPP ICHI, DPP Prajaniti Hindu Indonesia, DPN Peradah Indonesia, TIK GDHDI, DPP Majapahit Nusantara, Ketua STAH Dharma Nusantara Jakarta dan Putu Sedana (TMII), BDDN Pusat, dan Badan Penyiaran Hindu.
FGD ini menjadi ajang strategis menyamakan visi seluruh elemen Hindu, termasuk PHDI Pusat, yang menegaskan bahwa Candi Prambanan harus diperlakukan sebagai tempat suci.
“Ketua Umum PHDI menekankan bahwa ritual di candi harus berlandaskan keputusan Sabha Pandita 2017, berakar pada budaya lokal Jawa, dan dikelola secara modern melalui sistem digital,” ujar Ketut Budiawan Perwakilan PHDI Pusat dalam membacakan pesan kunci dari Ketua Pengurus Harian PHDI Pusat.
Sementara itu, Sekretaris Dirjen Bimas Hindu menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Maha Siwaratri di Prambanan.
“Kami harap Candi Prambanan bisa menjadi pusat spiritual umat Hindu Indonesia dan dunia, sekaligus pusat ekonomi berbasis spiritual,” tegasnya.
FGD ditutup oleh Dirjen Bimas Hindu, Prof.Dr.Drs. I Nengah Duija, M.Si dengan semangat kolaborasi dan kesadaran kolektif bahwa momentum Maha Siwaratri 2026 harus menjadi titik balik pemuliaan Candi Prambanan sebagai pusat ibadah umat Hindu Nusantara dan dunia.
“Sudah saatnya kita tunjukkan bahwa umat Hindu siap menjadikan Candi Prambanan bukan hanya sebagai situs sejarah, tetapi juga sebagai gerbang kebangkitan spiritual dan ekonomi umat,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan