Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Cegah Perundungan, Bhabinkamtibmas Edukasi Siswa SD di Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dalam upaya mencegah terjadinya tindak perundungan di lingkungan sekolah, Bhabinkamtibmas Desa Petak Bripka I Gusti Putu Agus Widiasa melaksanakan kegiatan sosialisasi anti bullying di SD Negeri 3 Petak, Senin (20/10/2025) pukul 08.00 WITA.
Kegiatan tersebut bertujuan memberikan edukasi kepada para siswa mengenai bahaya serta dampak negatif dari tindakan perundungan, baik secara fisik maupun verbal.
Dalam penyampaiannya, Bripka Agus Widiasa menjelaskan berbagai bentuk perilaku bullying yang sering dijumpai di lingkungan sekolah, seperti mengejek, mengolok-olok, hingga menghina teman sendiri.
Bhabinkamtibmas juga menekankan bahwa tindakan tersebut dapat berdampak buruk bagi korban, termasuk menurunnya kepercayaan diri, munculnya rasa takut, hingga gangguan psikologis. Ia mengajak para siswa untuk menumbuhkan rasa empati, saling menghormati, menghargai perbedaan, serta mempererat persaudaraan di antara sesama teman sekolah.
Selain menyampaikan pesan kepada para siswa, Bhabinkamtibmas juga mengimbau para guru agar bersama-sama menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan baik secara verbal maupun fisik.
Kepala Sekolah SD Negeri 3 Petak, Kadek Sri Dwi Jayanti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak kepolisian atas pelaksanaan kegiatan positif tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bhabinkamtibmas Desa Petak yang telah memberikan sosialisasi penting ini. Diharapkan kegiatan seperti ini terus dilakukan demi kenyamanan dan keamanan sekolah kami,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolsek Gianyar Kompol I Made Adi Suryawan dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.
“Melalui kegiatan sosialisasi anti bullying ini, kami ingin menanamkan nilai empati, toleransi, dan saling menghargai sejak dini kepada anak-anak. Pencegahan kekerasan di sekolah harus dimulai dari edukasi, agar generasi muda kita tumbuh dalam lingkungan yang sehat dan berkarakter positif,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6037 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2363 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2252 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan