Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 22 Agustus 2026
Crypto.com Kirim Rp 106 Miliar ke Pelanggan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Crypto.com secara tidak sengaja mentransfer 10,5 juta dolar Australia atau senilai Rp 156, 6 miliar ke pelanggan, alih-alih mengeluarkan 100 dolar Australia atau kisaran Rp 1 jutaan karena kesalahan ketik.
Menurut outlet berita Australia 7News (melalui CoinTelegraph), pengiriman tersebut tidak diketahui, sampai tujuh bulan kemudian, dan pada saat itu, sebagian dari uang itu sudah hilang.
Transfer awal terjadi pada Mei 2021 setelah seorang karyawan secara tidak sengaja mengetikkan nomor rekening di kolom jumlah pembayaran.
Sebagaimana melansir laman The Verge, Senin (5/9/2022), Crypto.com baru menyadari kesalahannya saat melakukan audit pada Desember 2021.
Alih-alih melaporkan pengembalian uang yang salah ke Crypto.com, pelanggan yang bersangkutan, Thevamanogari Manivel, dilaporkan mentransfer uang tunai ke rekening bersama dan menghabiskan 1,3 juta dolar Australia atau sama dengan Rp 13 miliar untuk sebuah rumah mewah dengan lima kamar tidur untuk saudara perempuannya.
Sekarang perusahaan berjuang untuk mendapatkan uang kembali dengan gugatan yang diajukan di Mahkamah Agung Victoria. Seperti yang dicatat oleh The Guardian, Crypto.com berhasil membekukan akun Manivel pada Februari lalu.
Pengadilan juga memerintahkan Manivel untuk menjual rumah dan mengembalikan uang (dengan bunga) ke tempat penukaran. Kasus ini akan dilanjutkan di pengadilan Oktober ini, dan Crypto.com menolak berkomentar.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4614 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2418 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2072 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1674 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1114 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun