Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Delegasi UNFCCC Tinjau Penangkaran Jalak Bali
Gerokgak
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dalam serangkaian kunjungannya ke Taman Nasional Bali Barat (TNBB), para delegasi dari United Nations Convetion on Climate Change (UNFCCC) juga meninjau penangkaran Jarak Bali, Sabtu (8/12) di Kawasan Tegal Bunder, Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak Buleleng.
Didampingi Menteri Kehutanan RI, H.M.S Kaban, sekitar 60 delegasi dari Nusa Dua langsung menuju Kawasan TNBB, dan selama dua hari dijadwalkan melakukan berbagai kegiatan terkait Pelaksanaan Side Event COP ke-13 UNFCCC untuk melepas-liarkan 56 ekor Jalak Bali, dan penanaman pohon di Kawasan TNBB.
Menhut Kaban merasa prihatin dengan kondisi terakhir burung Jalak Bali. Karena burung bernilai ekonomi tinggi itu nyaris punah di habitatnya sendiri, sehingga diperlukan perhatian secara khusus.
“Jalak Bali memang nyaris punah dan untuk itu pemerintah berupaya untuk mengembalikan Jalak Bali yang berada di penangkaran-penangkaran pribadi ke habitat aslinya,†tegas Kaban.
Diharapkan dalam dua tahun ke depan, populasi Jalak Bali sudah berkembang dan bisa mencapai 200 ekor. Sehingga Bali tidak saja dalam bidang pariwisata menjadi daya tarik, namun flora dan faunanya juga memberikan sesuatu yang berbeda dengan negara lain. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5890 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan