Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Dewan Minta Turunkan Standar IP
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tidak ingin lengser dengan membisu, anggota DPRD Jembrana periode 2004-2009 makin kencang menyoroti berbagai kebijakan yang turun dari eksekutif. Selain ngebut membahas rancanga peraturan daerah (ranperda), eksekutif juga minta agar standar indeks prestasi (IP) dalam perekrutan CPNS selanjutnya diturunkan.
Dewan menilai dalam perekrutan CPNS selama ini, pihak eksekutif cenderung tidak transparan baik dari perencanaan, perekrutan maupun pengumuman kelulusan. Selain itu, dalam perekrutan CPNS selama ini, dewan merasa tidak dilibatkan.
“Kami merasa tidak pernah diajak bicara terkait masalah perekrutan CPNS,” ujar Ketua Pansus CPNS, I Nyoman Sudharma, Jumat (24/4). Anggota Fraksi PDIP yang diperkirakan akan lengser ini juga menilai kalau standar IP minimal 3,0 yang diterapkan eksekutif tidak adil bagi warga Jembrana. “Apakah ada jaminan kalau yang IPnya 3,0 lebih baik kualitasnya dari yang IPnya 2,0. Kemudian standarisasi kebutuhan juga belum jelas. Kalau begini jelas tidak membuat kompetitif, karena menutup peluang bagi warga Jembrana sendiri,“ ujarnya.
Menurut Sudarma, kalau ingin memberdayakan masyarakat Jembrana, seharusnya IP tidak perlu dipatok tinggi-tinggi. “Misalnya standar IP 3,0 dikhususkan untuk mereka yang dari universitas swasta, sedangkan dari universitas negeri IP nya cukup di atas 2,0 untuk memberi peluang biar bersaing. Perkara lulus atau tidak saat test, itu perkara lain.Yang penting beri kesempatan dulu,” ujarnya.
Sementara itu Ketut Subadi, dari F Partai Golkar lebih menyoroti sistem rekrutmen yang dinilainya tidak transparan. “Kami harapkan agar eksekutif melibatkan kami dalam rekrutmen CPNS mendatang,” ujar politisi Partai Golkar yang juga diperkirakan gagal menmbus kursi dewan 2009-2014.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan