Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Diancam Parang, Suasana Prajabatan CPNS Tegang
BERITABALI.COM, TABANAN.
Lantaran diancam oleh seseorang dengan membawa senjata tajam, suasana prajabatan CPNS di museum subak Sanggulan, Kecamatan Kediri, Selasa (5/5) menjadi tegang. Beruntung polisi segera turun ke TKP dan behasil mengamankan pelaku yang kemudian membawanya ke Kantor Polisi.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, pengamcaman tersebut sebenarnya telah terjadi dua kali yakni Senin sore lalu dan Selasa pagi sekitar pukul 09.00 Wita.
Pemicunya, diduga salah satu peserta prajabatan mengirim SMS nyasar ke salah satu peserta wanita. Isi SMS tersebut ternyata dibaca oleh suami dari peserta prajabatan wanita tersebut.
Tidak terima dengan sms tersebut, suami dari wanita yang tengah mengikuti prajabatan itu kemudian mendatangi tempat dilaksanakannya prajabatan dengan membawa parang. Beruntung polisi segera turun ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku.
Belakangan diketahui ternyata yang membawa parang adalah I Komang Bimbawa Dwipa (37) alias Bimo.Atas perbuatan yang membuat suasana prajabatan tegang, Bimo akhirnya dilaporkan oleh Kepala BKD Tabanan I Ketut Bugir (54) ke Mapolres Tabanan.
Laporan tersbut dibenarkan oleh Kasatreskrim AKP Leo Martin Pasaribu.“Dari laporan tersebut, anggota buser langsung mendatangi TKP dan menangkap yang bersangkutan berikut penyitaan terhadap sajam dimaksud sebagai barang bukti,” pungkasnya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan