Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
Ditemukan, Bendera Merah Putih Berlogo Laskar Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Warga Pemecutan pagi tadi dihebohkan oleh berita penemuan bendera merah putih yang ditengah-tengahnya tercantum logo Laskar Bali. Pasalnya, perilaku tersebut dapat dikategorikan sebagai perilaku pelecehan terhadap lambang negara.
Salah satu anggota Babinsa di kawasan Pemecutan yang ditemui pagi tadi menjelaskan, bendera tersebut dilihatnya di kawasan Jalan Pulau Biak sekitar pukul tiga sore kemarin. Bendera merah putih tersebut memiliki panjang 150 cm, lebar 100 cm, dan dikibarkan diatas tiang setinggi delapan meter.
“Saya lihat bendera itu berkibar di pinggir Tukad Badung. Tetapi ditengah-tengahnya ada lambang trisula yang berisi bintang, dan juga tulisan Laskar Bali,” ujarnya. Lantaran dianggap melecehkan lambang negara, pengibaran bendera tersebut akhirnya dilaporkan kepada Danramil 1611-07/Denpasar Barat.
Akhirnya, A.A. Sumanidanta yang juga tokoh Puri Pemecutan, menurunkan bendera tersebut agar tidak meresahkan masyarakat. Kabid Humas Polda Bali, Kombes A.S. Reniban yang ditemui siang tadi mengaku sama sekali belum tahu tentang berita tersebut. “Malahan saya baru tahu dari wartawan,” ujar Reniban.
Ketika didesak bahwa pengibaran tersebut merupakan salah satu bentuk pelecehan terhadap lambang negara, Reniban baru angkat bicara. “Memang benar perilaku seperti itu termasuk pelecehan terhadap lambang negara. Tetapi karena kami baru tahu dari rekan-rekan wartawan, kami akan menelusurinya terlebih dahulu,” ujar Reniban.
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3239 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 731 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 677 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman