Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Ditinggal Mudik, Warung Mahfud di Kerambitan Dibobol Maling
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebuah warung yang menjual gas LPG 3 kilogram di Banjar Dinas Selingsing Kaja, Desa Pangkung Karung, Kecamatan Kerambitan dibobol maling. Pemilik warung saat kejadian tidak ada di lokasi karena mudik.
Informasi yang berhasil dihimpun, pemilik warung adalah Mohamad Mahfud, 56 tahun asal Banyuwangi. Korban pada hari Minggu, (7/4) mudik. Kemudian pada Sabtu, (13/4) sekitar Pukul 18.30 WITA korban ditelepon oleh pemilik kontrakan I Gede Putu Puja Wesnawa, 56 tahun bahwa pada saat sembahyang di warung kontrakan tersebut, ia melihat penutup sebelah timur warung korban yang terbuat dari seng sudah dilubangi.
Mengetahui hal tersebut pemilik kontrakan langsung menghubungi korban dan memberitahu kerabatnya terkait dengan kejadian tersebut.
Kemudian mengetahui hal tersebut, korban sekira Pukul 21.00 WITA berangkat dari Banyuwangi menuju ke Bali. Kemudian setelah sampai di Bali pada hari Minggu, (14/4) korban langsung masuk ke dalam warung dan mengecek barang-barang milik korban, dan ternyata korban telah kehilangan 25 buah tabung gas elpiji 3 kilogram dan 1 buah mesin cup sealer.
Setelahnya, korban langsung membuat laporan ke Polsek Kerambitan.
Kapolsek Kerambitan Kompol I Gusti Putu Sudara membenarkan kejadian ini. Ia menyebutkan kerugian korban Rp4,3 juta. “Anggota masih mengumpulkan bukti dan keterangan di lapangan. Pelaku masih lidik,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan