Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Dua Pelaku Mengaku Oknum Wartawan Aniaya Sopir Truk Hingga Tak Sadarkan Diri
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kapolres Jembrana, AKBP Endang Tri Purwanto, saat press release dengan awak media mengungkapkan perkembangan terbaru terkait laporan pemukulan yang melibatkan dua orang pelaku yang mengaku sebagai oknum wartawan.
Kasus ini berawal dari laporan polisi yang diterima pada tanggal 11 Oktober 2024, dan melibatkan tindakan kekerasan di Jalan Denpasar-Gilimanuk, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya.
Menurut Kapolres, kejadian berlangsung pada malam hari, sekitar pukul 23.30 WITA. Saat itu, korban yang mengemudikan truknya merasa terprovokasi setelah mobil pelaku melempar botol air mineral ke arah kendaraannya.
Korban pun mengejar mobil pelaku hingga di lokasi kejadian, di mana ia menghadapi dua orang yang keluar dari mobil dan berusaha menyerangnya. Meskipun korban berusaha membela diri dengan menggunakan tuas kunci roda, ia akhirnya menjadi sasaran pemukulan dan dianiaya oleh kedua pelaku.
Korban mengalami pemukulan yang cukup parah hingga tidak sadarkan diri, dan saat ia tersadar, pelaku meninggalkan lokasi setelah menunjukkan kartu yang disebut sebagai KTA kepada korban.
Penyidik Sat Reskrim Polres Jembrana melakukan tindakan cepat dengan menerbitkan surat perintah untuk membawa para saksi dan terlapor yang tidak memenuhi panggilan. Pada tanggal 2 November 2024, petugas berhasil mengamankan kedua pelaku, Verdinan D.R.S. dan Luwis Alfeus Madear Sinaga, di kawasan Bekasi. Keduanya kini sedang dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Dari hasil penyelidikan, diketahui pelaku melakukan tindakan kekerasan secara bersama-sama di tempat umum. "Motif yang mendasari pemukulan ini adalah ketidakpuasan pelaku yang merasa kendaraannya didahului oleh korban," jelasnya.
Kedua pelaku kini terancam dikenakan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan bersama-sama di muka umum. Kapolres Endang Tri Purwanto mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi dan selalu melaporkan setiap tindakan kekerasan kepada pihak berwajib.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan