Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Guru TK Ditemukan Jadi Mayat di Pojok Kamar Mandi Rumah
BERITABALI.COM, NTB.
Haerani (22 tahun) asal Lingkungan Taman Kapitan, Tamansari Ampenan Mataram, ditemukan meninggal di BTN Citra Persada Medas Blok S Nomor 5, Gunungsari, Lombok Barat, Jumat (29/7).
Jenazah guru di salah satu taman kanak-kanak (TK) ini ditemukan warga di pojok kamar mandi dengan posisi menunduk, dengan beberapa luka lebam di tubuh. Petugas kepolisian pun saat ini melakukan pendalaman melalui proses autopsi untuk mengetahui penyebab kematian perempuan tersebut.
Kapolresta Mataram, Kombes Pol Mustofa menerangkan guru TK tersebut ditemukan warga meninggal di TKP sekitar pukul 18.30 Wita. Saat ini jenazah sedang dilakukan otopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Polda NTB.
“Awal kejadian sebelumnya kami mendapatkan informasi dari warga, saya bersama Kasat Reskrim langsung turun untuk olah tempat kejadian perkara (TKP), dan Jenazah Rani sudah dibawa ke RS Bhayangkara untuk kita periksa,” ungkap Mustofa, Sabtu (30/7).
Diterangkan, saat ditemukan jenazah korban memiliki luka lebam. Kendati Mustofa menyebut seseorang yang meninggal lebih dari 24 jam memang bisa memiliki luka lebam tersebut.
“Yang bisa menentukan luka lebam tersebut karena benturan benda tumpul, (atau) karena posisi mayat atau jenazah itu kan dokter, saya menunggu hasil otopsi dokter,” lanjutnya.
Luka lebam sendiri ditemukan di beberapa bagian tubuh jenazah. Antara lain dada dan pipi.
“Karena tadi malam posisinya jenazah kan di pojok kamar mandi dan posisi menunduk, jadi saya mohon waktu. Menunggu hasil otopsi dokter nanti hasilnya akan kita sampaikan,” ujar Mustofa.
Pihak kepolisian sampai saat ini belum bisa memastikan penyebab kematian Rani. Dugaan sementara, jenazah telah meninggal 24-48 jam sebelum ditemukan. Sementara untuk barang bukti masih ditelusuri apa yang hilang di TKP.
"Apabila kita lihat untuk kendaraan bermotor yang bersangkutan masih ada, berikut barang-barang seperti ATM masih ada, yang jelas di rumah masih ada barang-barang sifatnya milik korban, dan CCTV berikut saksi-saksi juga kami masih selidiki. Kami maksimalkan olah TKP dan pemeriksaan jadi kita sambil menunggu hasil otopsi dokter,” tutup Mustofa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6039 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4707 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2672 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2365 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2253 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan