Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Hambat Perkembangan UMKM di Indonesia
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kondisi geografis Indonesia yang berupa kepulauan ikut menjadi faktor penghambat tumbuh majunya UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) secara merata di seluruh Indonesia.
Padahal program penjaminan kredit sudah digulirkan sejak 1971 oleh PT Askrindo (Asuransi Kredit Indonesia) yang sekaligus tercatat yang sebagai lembaga penjamin kredit (LKP) pertama di tanah air.
"Faktor geografis kepulauan memang menjadi salah satu faktor belum berkembangnya UMKM di Indonesia sebagaimana yang diharapkan. Negara-negara yang UMKM-nya sudah maju juga mengakui faktor kepulauan ini," jelas Sekretaris Jenderal ACSIC (Asian Credit Supplementation Institution Confederation), Nanang Waskito di hari kedua konferensi ACSIC di Nusa Dua, Rabu (7/11).
Namun di sisi lain, Nanang mengakui, gebrakan pemerintah dengan mengucurkan dana sebesar Rp 1,45 triliun dalam bentuk penyertaan modal negara (PMN) kepada dua LPK, yakni Askrindo dan Perum Sarana itu adalah sebagai terobosan baru dan pertama kalinya. Dana yang bersumber dari APBN itu dipastikan akan sangat membantu tumbuh-kembangnya UMKM di tanah air.
Dengan dana sebesar itu berarti dana yang bisa dijaminkan dua LPK adalah sampai Rp 14,5 triliun, dan bisa menjangkau 580 ribu UMKM dengan rata-rata pinjaman Rp 25 juta. "Bila setelah mendapat kredit Rp 25t juta, tiap UMKM minimal bisa mempekerjakan 3 orang, berapa tenaga kerja sudah bisa ditampung," ujarnya.
Menurut Nanang, UMKM di Indonesia sebagian besar di sektor pertanian, di samping juga ada aneka kerajinan, dan jasa. Berbeda dengan di negara-negara maju seperti Jepang, UMKM nya lebih diodominasi perdagangan dan jasa. Dari segi jumlah, UMKM di Indonesia tercatat paling banyak yakni mencapai 48
juta.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5890 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan