Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Hujan Deras Picu 25 Peristiwa Bencana Alam di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Jembrana sejak Sabtu (30/11/2204) hingga Minggu (1/12/2024) memicu terjadinya 25 peristiwa bencana alam di sejumlah titik.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jembrana mencatat kejadian tersebut didominasi oleh pohon tumbang, genangan banjir, tanah longsor, hingga kerusakan rumah akibat angin kencang dan sambaran petir.
Berdasarkan data BPBD Jembrana, rincian bencana meliputi 10 peristiwa pohon tumbang, 7 lokasi banjir, 3 tanah longsor, 3 dahan pohon patah, serta masing-masing satu peristiwa rumah tersambar petir dan rumah rusak akibat angin kencang.
Baca juga:
Bencana Longsor di Karo, 10 Korban Tewas
“Yang paling banyak itu pohon tumbang. Kemudian ada banjir genangan karena saluran air meluap. Longsor juga terjadi di beberapa wilayah seperti Desa Pengeragoan, Asahduren, dan Desa Yehembang,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, Rabu (04/12/2024).
Banjir terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang berlangsung cukup lama, ditambah tersumbatnya saluran air. Beberapa rumah warga turut terendam, meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun, kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.
“Langkah awal yang kami utamakan adalah keselamatan warga. Pohon yang menimpa rumah atau kabel PLN segera kami tangani dengan koordinasi bersama pihak terkait. Selain itu, akses jalan yang tertutup longsor juga langsung dibuka,” tambahnya.
BPBD Jembrana mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Warga diminta menjauhi area rawan seperti tebing yang berisiko longsor dan sungai yang berpotensi meluap.
“Kami harap masyarakat selalu siap siaga menghadapi potensi bencana. Mari bersama-sama mengurangi risiko kerugian dengan meningkatkan kewaspadaan,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan