Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Ikut Jejak Spanyol-Prancis, Yordania Serukan Embargo Senjata ke Israel
beritabali.com/cnnindonesia.com/Ikut Jejak Spanyol-Prancis, Yordania Serukan Embargo Senjata ke Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Yordania menyerukan embargo senjata terhadap Israel, demi menekan dan mengakhiri agresi di Gaza yang telah berlangsung selama satu tahun terakhir.
Menteri Luar Negeri Yordania, Ayman Safadi, mengatakan Israel melakukan semua agresi ini karena senjata yang dikirim dari negara-negara lain.
"Israel tidak akan mampu melancarkan semua agresi ini jika bukan karena impunitas yang terus diberikan internasional, dan senjata yang masih dikirimkan banyak negara kepada mereka," tulis Safadi di media sosial X, seperti dilansir New Arab.
Safadi menyebut Israel tidak akan menghentikan kejahatan perang di Gaza, Tepi Barat, dan Lebanon, kecuali embargo senjata diberlakukan.
Dia juga menyerukan agar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan "menteri-menterinya yang ekstremis radikal", untuk dimintai pertanggungjawaban.
Safadi juga meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB) untuk mengeluarkan resolusi, untuk melarang penjualan senjata ke Israel.
Dia juga menyoroti insiden sejumlah personel penjaga perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) yang terluka dalam serangan Israel pekan lalu, namun masih belum membuka jalan bagi larangan senjata ke Israel.
Desakan embargo senjata ini dilakukan Yordania, usai hal serupa yang diusulkan Prancis dan Spanyol bulan ini.
Pekan lalu, Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez, mengeluarkan seruan untuk larangan penjualan senjata ke Israel.
Pada bulan Juli, pemerintah Inggris mengatakan akan memangkas pengiriman sejumlah senjata ke Israel, sementara Jerman mengatakan telah mengurangi pasokan senjatanya tahun ini. Namun, kedua negara, serta donatur utama Israel, Amerika Serikat, masih terus mempersenjatai Israel hingga kini
Perang Israel di Gaza telah menewaskan sedikitnya 42.175 warga Palestina di Gaza dan melukai lebih dari 98.336 orang lainnya dalam kurun waktu yang sama. Perang tersebut telah meratakan seluruh lingkungan dan menghancurkan wilayah tersebut.
Awal Oktober lalu, warga Yordania marah ke pemerintah karena menembak jatuh rudal Iran yang ditembakkan ke Israel. Direktorat Keamanan Publik Yordania pun mengonfirmasi bahwa pasukan udara mereka mencegat rudal Israel.
Juru bicara pemerintah Yordania, Mohammad Al Momani, mengatakan tindakan kerajaan menembak jatuh rudal itu adalah untuk membela diri dan melindungi kedaulatan negara.
Namun klaim Yordania yang disebut untuk membela warganya itu justru memicu kemarahan di dalam negeri. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan