Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
Inggris Siap Bantu Bali Atasi Macet dan Kelola Sampah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gubernur Bali Wayan Koster menerima audiensi Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia, HE Matthew Downing, di Ruang Tamu Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Jumat (30/1). Pertemuan tersebut menegaskan penguatan hubungan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Bali dan Pemerintah Inggris di berbagai sektor strategis.
Kerja sama yang dibahas meliputi bidang pariwisata, transportasi, pengelolaan sampah, pendidikan, serta ekonomi. Dalam kesempatan itu, Wakil Dubes Inggris menyampaikan apresiasi atas perlindungan dan fasilitasi yang diberikan Pemerintah Provinsi Bali kepada warga negara Inggris selama berada di Pulau Dewata.
“Pertemuan ini luar biasa. Kami berada di Bali dalam rangka konsulat gathering untuk bertemu dengan para pemangku kepentingan daerah. Terima kasih atas perlindungan dan kerja sama yang sangat baik bagi warga negara kami,” ujar Matthew Downing.
Downing juga mengungkapkan, jumlah wisatawan asal Inggris yang berkunjung ke Bali terus mengalami peningkatan. Pada tahun lalu, tercatat sekitar 270 ribu wisatawan Inggris berlibur ke Bali. Jumlah tersebut diproyeksikan meningkat hingga 350 ribu wisatawan pada tahun 2026.
Pemerintah Inggris, lanjutnya, mendorong lebih banyak warga negaranya untuk berwisata ke Bali karena faktor stabilitas, keamanan, serta kualitas destinasi pariwisata yang dimiliki Bali.
Dalam audiensi tersebut, Pemerintah Inggris juga menyatakan kesiapan membantu Bali dalam mengatasi persoalan kemacetan lalu lintas. Melalui program Future Cities Infrastructure Programme, Inggris bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Provinsi Bali dalam pendampingan dan penyempurnaan studi kelayakan proyek transportasi.
Kerja sama ini melibatkan perusahaan transportasi asal Inggris dengan pemanfaatan teknologi platform digital serta replika virtual Pulau Bali yang memuat data bangunan, jaringan jalan, dan destinasi wisata. Teknologi tersebut memungkinkan pemerintah daerah memantau pergerakan masyarakat dan wisatawan secara real time, memetakan titik kemacetan, serta mensimulasikan dampak pembangunan infrastruktur baru.
Selain sektor transportasi, Pemerintah Inggris juga menawarkan dukungan di bidang pengelolaan sampah. Inggris memiliki pengalaman panjang dalam sistem daur ulang, pengolahan sampah, hingga edukasi perubahan perilaku masyarakat.
“Kami siap membantu melalui konsultan pengelolaan sampah, daur ulang, dan edukasi perubahan perilaku masyarakat,” ujar Matthew Downing.
Dalam pertemuan itu juga terungkap minat Pemerintah Skotlandia untuk mempererat hubungan ekonomi dengan Bali, khususnya melalui misi dagang di sektor minuman whisky, makanan, dan kesehatan. Delegasi Skotlandia direncanakan ingin bertemu langsung dengan Gubernur Bali.
Selain itu, Kementerian Pertahanan Inggris juga berencana berkunjung ke Bali untuk mempererat hubungan bilateral melalui diplomasi olahraga, seperti pertandingan bulu tangkis bersama TNI, atlet muda Bali, serta organisasi perangkat daerah Pemerintah Provinsi Bali.
Inggris juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kerja sama di bidang pendidikan, khususnya dalam penguatan pembelajaran bahasa Inggris di Bali.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3249 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 741 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 682 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman