Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
ISIS Rilis Pemenggalan Wartawan Jepang Kenji Goto
BERITABALI.COM, NASIONAL.
ISIS, Sabtu (31/1/2015) malam, merilis pemenggalan wartawan Jepang Kenji Goto. Pemerintah Jepang gempar, dan berusaha memastikan keaslian video itu secepatnya.
Seperti sandera terbunuh sebelumnya, Goto mengenakan jumpsuit oranye dalam rekaman berjudul 'Pesan untuk Pemerintah Jepang'. Eksekutor yang tampak dalam video itu diyakini Jihadi John.
"Untuk pemerintah Jepang," demikian Jihadi John menyampaikan pesan. "Anda seperti sekutu bodoh dalam koalisi setan. Anda belum mengerti kami kami, dengan karunia Allah, adalah khalifah Islam dengan otoritas dan kekuasaan."
"Tuan Perdana Menteri Shinzo Abe, karena keputusan nekad untuk ambil bagian dalam perang, pisau ini tidak hanya akan menyembelih Kenji tapi juga akan membawa dan menyebabkan pembantaian di mana pun orang Jepang berada." Jihadi John terdiam sejenak. "Jadi, biarkan mimpi buruk bagi Jepang dimulai."
Jihadi John menurunkan pisaunya. Layar video menghitam. Sesuatu yang umum dalam film propaganda ISIS. Layar hitam menghilang, menjadi terang, dan tubuh Kenji Goto terkapar. AS seperti biasa mengutuk keras eksekusi ini. Jepang berusaha memverifikasi keaslian video.
Goto, 47 tahun, adalah wartawan perang berpengalaman. Ia pergi ke Suriah dengan harapan menyelamatkan sandera lain, yaitu, Haruna Yukawa -- kontraktor keamanan eksentrik yang diculik ISIS dua bulan sebelumnya.
ISIS menahan Goto dan Yukawa, menampilkannya di video dan meminta Jepang menyediakan 200 juta dolar AS sebagai tebusan. Jepang menolak permintaan itu. Militan ISIS meminta tebusan sebesar itu setelah PM Abe menyatakan memberi bantuan non-militer untuk perang melawan teroris.
Haruna Yukawa dipenggal lebih dulu. Goto, bersama pilot Yordania Moaz al-Kassasbeh, semula akan ditukar oleh Sajida al-Rishawi -- wanita pembom yang ditanan pemerintah Amman.
Belakangan, ISIS mengubah sikapnya dan hanya akan menukar Al-Kassasbeh dengan Al-Rishawi. Nasib Goto menjadi tidak jelas, sampai akhirnya video eksekusi itu dikirim.
Jepang telah berusaha keras membebaskan Goto. Orang tua dan istri Goto telah beberapa kali memohoh pembebasan orang paling dicintai. Goto, sang wartawan perang yang selamat di berbagai medan pertempuran, kini menjadi korban profesi yang dicintai.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan