Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
ISIS Takut Serdadu Wanita Peshmergettes
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Serdadu Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) tidak takut mati terkena bom, tertembak, terkena pecahan granat dan mortir, atau menghadapi pertempuran brutal. Namun, mereka bisa terbirit-birit ketika menghadapi pasukan perempuan Peshmerga.
Mengutip sejumlah sumber, surat kabar The Telegraph melaporkan militan ISIS memilih mundur dan meninggalkan medan tempur ketika tahu yang dihadapinya adalah wanita Peshmerga, atau Peshmergettes.
Ed Royce, Komite Hubungan Internasional DPR AS, mengatakan kepercayaan di kalangan militan bahwa jika dalam sebuah pertempuran mereka tewas dibunuh wanita, mereka akan kehilangan kesempatan masuk surga dan menikmati 72 perawan.
"Jika mereka mati dibunuh seorang pria, mereka akan langsung masuk surga dan menikmati fasilitas dari Tuhan," ujar Royce kepada New York Post.
Sejumlah wanita Kurdi yang terlibat pertempuran di Kobane, kota yang kini dikepung militan ISIS, membenarkan asumsi itu. Yang tidak terbukti adalah apakah sukses Kurdi menghentikan serangan ISIS tidak jauh dari perbatasan Turki disebabkan semua ini.
Yang pasti, menurut The Telegraph, Peshmerga sedang mengumpulkan sebanyak mungkin wanita dan melatih mereka menembak dan menggunakan mortir untuk merebut kembali Mosul -- kota di sebelah utara Irak.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5905 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4630 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan