Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Israel Lagi-Lagi Serang Lebanon, Permukiman Warga Luluh Lantak
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel kembali melancarkan gelombang serangan udara di benteng Hizbullah di Beirut selatan, Lebanon pada Rabu (23/10) malam. Serangan itu menghancurkan kompleks perumahan di sejumlah area.
Berdasarkan laporan Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) yang dilansir AFP, sedikitnya 10 serangan terjadi di pinggiran selatan Beirut setelah tentara Israel mengeluarkan peringatan evakuasi untuk daerah tersebut.
Empat serangan Israel menghantam kompleks perumahan di dekat pinggiran selatan Laylaki, "menghancurkannya sepenuhnya dan menyebabkan kebakaran besar".
Di Lebanon selatan, serangan Israel menghantam Kota Tyre dan meninggalkan sebagian besar pusatnya dalam reruntuhan hingga memicu eksodus baru dari kota pesisir yang dulunya ramai itu.
"Seluruh kota berguncang," ujar salah satu penduduk Tyre, Rana, yang melarikan diri ke tepi laut setelah militer Israel mengeluarkan peringatan evakuasi.
Bilal Kashmar dari unit manajemen bencana Tyre mengatakan tujuh bangunan rata dengan tanah dan lebih dari 400 apartemen rusak.
"Bisa dibilang seluruh kota Tyre sedang dievakuasi," ujar Kashmar kepada AFP.
UNESCO mengatakan pihaknya "mencermati" dampak konflik terhadap situs Warisan Dunia Tyre.
Media pemerintah Lebanon mengatakan serangan Israel juga menghantam kantor yang dikosongkan milik penyiar pro-Iran Al-Mayadeen.
NNA melaporkann kantor Al-Mayadeen terletak di sebuah apartemen di sebuah gedung perumahan di Jnah.
Kantor yang terkena dua roket itu "hancur total" dalam serangan yang memicu kebakaran di dalamnya, NNA menambahkan.
Kantor Al-Mayadeen terletak di dekat bekas lokasi kedutaan besar Iran di Beirut dan dekat dengan pos pemeriksaan tentara Lebanon.
Pada 23 September lalu, Israel mulai melancarkan serangan udara intensif di Lebanon, setelah hampir setahun terlibat dalam pertukaran lintas batas dengan kelompok milisi Hizbullah terkait perang Gaza.
Sejak saat itu, berdasarkan perhitungan AFP, setidaknya 1.552 orang tewas dalam serangan Israel di Lebanon. Kendati, jumlah sebenarnya kemungkinan lebih tinggi karena kesenjangan data. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan