Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Jalan Kaki Dari Gilimanuk Sampai Negara Dikira Maling
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Nasib malang menimpa Andre (15), bocah asal Pangkalan Balai, Saluran 3 Kenten, Palembang. Lantaran kehilangan ayahnya saat akan menyeberang dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk, Andre berjalan kaki sepanjang 30 km menyusuri jalan Denpasar-Gilimanuk untuk mencari sang ayah.
Apesnya, sesampainya di Banjar Petanahan, Batuagung, Jembrana, Andre sempat dikira maling dan diamankan oleh warga setempat.Dari pengakuan yang disampaikan Andre, kisah pilu ini berawal saat dirinya kehilangan jejak ayahnya saat akan menyeberang dari Ketapang ke Gilimanuk.
“Saya datang bersama ayah dari Pelembang dengan naik bus. Ketika mau menyeberang di pelabuhan Ketapang, saya kehilangan ayah ayah saya,” akunya.
Setelah cukup lama mencari jejak ayahnya namun tetap tidak ketemu, Andre kebingungan dan nekad naik kapal laut dengan harapan bisa turun di Pelabuhan Merak, Banten. “Saya tambah bingung ternyata kapalnya nyandar di Pelabuhan Gilimanuk.
Saya tambah bingung dan akhirnya saya putuskan jalan kaki tanpa tujuan untuk mencari ayah saya,” terangnya. Setibanya di perempatan Lingkungan Keladian, Dauh Waru, Jembrana, Andre memutuskan untuk berbelok ke utara menuju Banjar Petanahan, setelah berjalan kaki dari sepanjang 30 km dari Gilimanuk.
Memasuki banjar tersebut, Andre dikejar anjing milik warga sehingga memancing kecurigaan warga. Kecurigaan warga bertambah manakala Andre berusaha bersembunyi di rumah seorang warga untuk mengamankan diri dari kejaran anjing tersebut. Melihat gelagat tersebut, lalu wargapun mengamankan anak lelaki ini dan melaporkannya ke Polsek Kota Negara lantaran diduga maling.
Menerima laporan tersebut, polisi dari Polsek Kota Negara segera menuju TKP dan melakukan interogasi. Dari hasil interogasi itulah baru terungkap kala Andre ini bukanlah maling namun anak terlantar sehingga oleh polisi, Andre diserahkan kepada Sat Pol PP Jembrana. Kasat Pol PP Jembrana, I KetutWiratma, Sabtu (2/5) membenarkan hal tersebut. “Kita berkoordinasi dengan Dinas Kesos untuk pemulangan anak terlantar ini” ujarnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2615 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan