Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Jembrana Luncurkan Layanan Antar Jemput Gratis untuk Pasien Rawat Jalan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Pemerintah Kabupaten Jembrana meluncurkan layanan mobil antar jemput bagi pasien rawat jalan yang harus menjalani pengobatan di luar daerah. Program ini diresmikan di Kebun Raya Jagatnatha pada Jumat (14/3/2025) sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan akses layanan kesehatan.
Layanan mobil antar jemput ini menjadi bagian dari 24 program unggulan Bang-Ipat yang dieksekusi dalam 100 hari kerja Bupati I Made Kembang Hartawan dan Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna. Bupati Kembang menyebut program ini lahir dari aspirasi masyarakat saat masa kampanye.
Menurutnya, ada warga yang kesulitan mendapatkan transportasi untuk menjalani kemoterapi di RSUP Prof Ngoerah, Denpasar. Dari kebutuhan itu, pihaknya bersama tim merancang layanan ini agar masyarakat Jembrana tidak lagi terbebani dalam mengakses pengobatan.
"Astungkara, hari ini program ini sudah bisa dieksekusi dalam 100 hari kerja kami," ujarnya.
Bupati Kembang menegaskan, layanan ini gratis bagi masyarakat Jembrana, khususnya keluarga kurang mampu. Mobil yang digunakan pun tidak diberi branding agar masyarakat merasa nyaman saat menggunakannya.
"Mobil ini baru, tanpa stiker agar lebih bermartabat dan gagah. Gratis, tidak dipungut biaya sepeserpun, lengkap dengan sopir dan BBM," tegasnya.
Kepala Dinas Sosial Jembrana, dr. I Gusti Bagus Ketut Oka Parwata, menjelaskan syarat untuk mengakses layanan ini cukup dengan menunjukkan KTP atau KK. Masyarakat bisa menghubungi kontak person yang disediakan atau datang langsung ke layanan Dinas Sosial di Mal Pelayanan Publik (MPP).
"Operator akan memastikan jadwal rujukan dan titik penjemputan, lalu sopir akan menjemput serta mengantar pasien ke lokasi pengobatan hingga kembali ke rumah," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa layanan ini diperuntukkan bagi pasien rawat jalan yang sudah memiliki jadwal kontrol, bukan untuk kondisi darurat.
"Pasien pasca operasi yang harus kontrol ke RSUP Prof Ngoerah, Denpasar, bisa memanfaatkan layanan ini. Kalau pasien emergency tetap dirujuk rumah sakit dengan ambulans," tambahnya.
Ketua Paguyuban Kelian Dinas Jembrana, I Gusti Kadek Ariana, mengapresiasi program ini karena telah terealisasi sebelum 100 hari kerja.
"Program ini menjawab keluhan masyarakat, terutama keluarga kurang mampu. Kami akan terus mensosialisasikan agar masyarakat benar-benar mengetahuinya," ujarnya.
Pihaknya berencana menyampaikan informasi ini dalam pertemuan di tingkat banjar, sehingga masyarakat semakin mudah mengakses layanan kesehatan di Jembrana.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5883 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2584 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan