Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Jenderal Tertinggi AS Remehkan Rudal Hipersonik Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jenderal tertinggi Amerika Serikat (AS), Mark Milley, meremehkan rudal-rudal hipersonik yang sudah digunakan Rusia dalam perangnya di Ukraina. Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika tersebut mengatakan penggunaan senjata hipersonik tidak memiliki efek yang benar-benar signifikan atau mengubah permainan.
Jenderal Milley mengatakannya pada sidang Subkomite Alokasi Senat pada Rabu.
“Selain kecepatan senjata, dalam hal efeknya pada target tertentu, kami tidak melihat efek yang benar-benar signifikan atau mengubah permainan hingga saat ini dengan pengiriman sejumlah kecil senjata hipersonik yang digunakan Rusia," ujarnya,
Pejabat pertahanan AS mengatakan awal pekan ini bahwa Rusia meluncurkan antara 10 hingga 12 rudal hipersonik terhadap Ukraina sejak meluncurkan invasi ke negara itu pada 24 Februari. Milley menambahkan bahwa ini adalah pertama kalinya senjata hipersonik digunakan dalam perang.
Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengatakan: “Saya pikir dia [Presiden Rusia Vladimir Putin] sedang mencoba untuk menciptakan efek tertentu dengan penggunaan senjata itu [hipersonik]...Dan seperti yang telah ditunjukkan oleh ketua [Jenderal Milley], itu bergerak dengan kecepatan yang membuatnya sangat sulit untuk dicegah. Tapi itu belum menjadi pengubah permainan.”
Austin menambahkan bahwa penggunaan senjata hipersonik Moskow bukanlah tanda bahwa mereka sedang bersiap untuk meningkatkan senjata nuklir. Tiga hari setelah invasi Rusia, Putin mengatakan dalam pidato yang disiarkan televisi bahwa dia telah memerintahkan “pasukan pencegahan” nuklir negaranya dalam siaga tinggi. Keesokan harinya, pasukan rudal nuklir Rusia dan Armada Utara dan Armada Pasifik ditempatkan pada tugas tempur yang ditingkatkan.(sumber: sindonews.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 616 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 502 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan