Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 6 November 2026
Jurnalis Rusia Jual Medali Nobel Rp1,5 Triliun
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jurnalis Rusia, Dmitry Muratov, menjual medali Nobel yang ia raih pada 2021 untuk membantu korban perang di Ukraina, khususnya anak-anak. Pemimpin Redaksi media Novaya Gazete tersebut menjual medali Nobel Perdamaian itu sebesar US$103,5 juta atau setara Rp1,5 triliun, seperti dikutip dari AFP.
Pembelinya merupakan warga Amerika Serikat asal New York yang identitasnya tak bisa diungkap. Moratov menang penghargaan Nobel Perdamaian pada 2021 bersama dengan jurnalis asal Filipina, Maria Ressa, atas upayanya menjaga kebebasan berekspresi. Ia merupakan satu dari sejumlah jurnalis yang mendirikan media Novaya Gazete pada 1993.
Novaya Gazete sendiri merupakan satu-satunya media dari Rusia yang terus melontarkan kritik atas Presiden Vladimir Putin yang memerintahkan invasi ke Ukraina.
Novaya Gazete pun diberedel pemerintah Rusia sejak Maret lalu karena sikap media itu yang menentang invasi di Ukraina. Pemberedelan dilakukan setelah Moskow menerapkan hukuman penjara bagi para pengkritik kebijakan Kremlin atas invasi di negara tetangganya itu.
Uang penjualan medali Nobel Penghargaan itu rencananya akan disumbangkan ke Respons Kemanusiaan UNICEF untuk Anak-anak di Ukraina yang Terusir Akibat Perang.
Muratov pernah mengalami penyerangan di dalam gerbong kereta api. Seseorang menyiram cat minyak campur aseton ke mukanya sehingga mengakibatkan iritasi berat di mata.
Sejak 2000, sudah enam jurnalis Novaya Gazetta meninggal terkait kerjanya melakukan investigasi. Salah satu yang tewas adalah Anna Polutkovskaya.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 627 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 511 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan