Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kartun Mengkritik Yahudi Dianggap Melanggar Etika
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Glen Le Lievre, kartunis Australia, mungkin tidak sempat belajar dari kasus Maurice Sinet -- kartunis yang dipecat Charlie Hebdo -- bahwa Anda boleh mengkritik, menyindir, atau bahkan menistakan, agama apa saja tapi jangan anti-Semit Lewat kartunnya, Le Lievre mengkritik Yahudi. Kartun itu dimuat di Morning Herald edisi 26 Juli 2014.
Le Lievre menggambar seorang Yahudi tua dengan hidung melengkung, berkaca mata, mengenakan yarmulke (topi simbol Judaisme), terduduk di kursi di atas bukit, dan remote kontrol di tangan.
Di belakang kursi terdapat gambar Bintang Daud. Lelaki tua itu sedang menonton ledakan di tengah permukiman Jalur Gaza, yang berada tepat di bawahnya. Dewan Pers Australia memvonis Le Lievre melanggar Standard of Practice, karena menggunakan simbol-simbol agama untuk mengkritik Israel.
"Yang tidak bisa diterima dari kartun itu adalah penggunaan kippah dan Bintang Daud, dua simbol keagamaan orang Yahudi," demikian pernyataan Dewan Pers Australia. "Jika menggunakan simbol-simbol nasionalisme Israel mungkin dibenarkan, meski juga cenderung menyebabkan pelanggaran," lanjut pernyataan itu.
Morning Herald telah menyampaikan permintaah maaf 650 kata sepekan setelah penerbitan kartun itu. Dewan Pers memuji permintaan maaf itu. Editor berita koran itu juga telah menghadiri seminar yang difasilitasi deputi Dewan Yahudi, untuk meningkatkan kesadaran tentang citra yang dapat ditafsirkan sebagai anti-Semit.
Tidak diketahui apakah Le Lievre bernasib sama dengan Sinet. Yang pasti, Le Lievre tahu betapa berbahayanya anti-Semit.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5921 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan