Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
Kata Polisi soal Video Dugaan Penculikan Anak Bos Mafia Ukraina di Kuta Selatan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bali kembali digegerkan oleh beredarnya video dugaan penculikan warga negara asing. Seorang pria bernama Igor Komarav (28), disebut-sebut sebagai anak bos mafia Ukraina, mengaku menjadi korban penculikan dan penyekapan di wilayah Kuta Selatan.
Video dugaan penyekapan tersebut beredar luas di berbagai platform media sosial. Dalam rekaman itu, Igor Komarav tampak menangis dan meminta pertolongan. Hingga kini, lokasi pasti dugaan penyekapan belum diketahui.
Anggota Satuan Reserse Kriminal Polresta Denpasar masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi dalam video yang viral tersebut.
Dalam video yang beredar, Igor Komarav sempat menyampaikan pengakuannya secara singkat. Ia mengaku diculik dan disekap, sambil terisak menangis meminta bantuan kepada keluarganya. Dalam pengakuan itu, ia juga menyebut adanya permintaan uang tebusan sebesar US$10 juta atau setara Rp168 miliar.
Menanggapi peristiwa tersebut, Kasat Reskrim Polresta Denpasar, Kompol Agus Riwayanto Diputra, mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut.
"Kami masih melakukan penyelidikan, nanti kami kabarkan," ungkapnya saat dikonfirmasi pada Senin (23/2/2026) siang.
Hingga saat ini, kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait keaslian video maupun identitas pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan penculikan tersebut.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3240 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 732 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 678 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman