Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kelian Dinas Bejat Gagahi Siswi SD
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang siswa kelas VI SD di Penatahan, sebut saja Melati (12), menjadi korban pelecehan seksual oknum Kelian Dinas (pengurus desa) Penatahan Kelod, Desa Penatahan, Tabanan. Aksi bejat yang dilakukan oknum kelian berinisial GN ini, dilakukan Senin (19/5) di rumah korban. Meski kasus tersebut dilaporkan ke aparat desa setempat, namun tidak lanjutkan ke Polisi. Kasus ini berakhir damai setelah kedua belah pihak menandatangi surat pernyataan.
Pasca kejadian itu, kondisi korban yang berstatus yatim piatu itu, kini sangat meprihatinkan. Korban sering murung dan tertekan. Informasi yang dihimpun beritabali.com menyebutkan, pelecehan seksual tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 Wita, di rumah nenek korban. Saat itu korban yang tinggal dengan neneknya itu tengah berada di dalam kamarnya yang sedang mengganti baju. Tiba-tiba datang pelaku yang langsung merangkul dan memeluk tubuh korban dari belakang. Tidak itu saja pelaku sempat meraba-raba paha dan mencium tubuh korban.
Kondisi rumah korban yang sepi membuat pelaku dengan leluasa melancarkan aksinya. Entah berapa lama pelaku berada di dalam kamar korban, karena setelah neneknya datang ke rumah mendapatkan kondisi cucunya yang berbeda. Nenek korban kemudian menanyakan apa yang telah terjadi. Korban pun menceritakan dari awal kejadian, mulai saat pelaku masuk ke dalam kamarnya, sampai akhirnya pelaku memberikan uang Rp 5 ribu kepada korban setelah melakukan adegan tak senonoh tersebut.
Mendengar cerita sang cucu yang memilukan hati itu, nenek korban kemudian melaporkan ke aparat desa setempat, terkait perlakuan cabul oknum kelian dinas Penatahan Kelod, Desa Penatahan, Penebel. Sayang setelah diproses di kantor desa, akhirnya kelakuan bejat sang kelian dinas tersebut berakhir damai dan diangap selesai. "Kondisi korban kini sangat shock, ketika ditanya oleh warga sekitarnya korban tidak mau bercerita banyak," ujar salah satu sumber kuat koran ini. Kapolsek Penebel AKP Rai Sudana seizin Kapolres Tabanan AKPB Onto Cahyono menyatakan belum mengetahui kejadian itu. "Tidak ada laporan terkait pelecehan seksual di Penatahan," jelasnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan