Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Koster Teken MoU Imigrasi, Perkuat Pengawasan WNA di Bali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menandatangani nota kesepahaman tentang optimalisasi pelaksanaan tugas, fungsi, dan wewenang di bidang imigrasi dengan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) RI Agus Andrianto.
Penandatanganan MoU tersebut dilaksanakan dalam rangkaian acara Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Auditorium Prof. Muladi, Kampus Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia, Kota Tangerang, Banten, Senin (27/4/2026).
Nota kesepahaman ini dinilai memiliki makna strategis bagi Bali sebagai daerah tujuan wisata yang banyak menerima kunjungan wisatawan asing. Melalui kerja sama ini, diharapkan kualitas pelayanan keimigrasian semakin meningkat sekaligus memperkuat pengawasan terhadap keluar masuknya warga negara asing.
Dalam sambutannya, Menteri Imipas Agus Andrianto menyampaikan bahwa penandatanganan MoU dengan Provinsi Bali menjadi modal besar dalam mengimplementasikan program kerja, namun harus dilandasi integritas.
“Karena sehebat apapun kolaborasi yang dibangun, tidak akan berarti apa-apa tanpa dilandasi fondasi integritas. Saya berharap, sinergi ini teraktualisasi dalam kerja nyata,” ujarnya.
Selain dengan Pemprov Bali, pada kesempatan yang sama Menteri Imipas juga menandatangani MoU dengan sejumlah pihak lain, termasuk Menteri Koperasi, Ketua Umum PP Muhammadiyah, dan Direktur Utama BPJS.
Masih dalam sambutannya, Agus Andrianto menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap pencapaian institusi serta mendorong jajaran untuk berkontribusi lebih luas dalam pembangunan nasional.
“Hari ini di Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 saya mengajak kita semua untuk melakukan refleksi mendalam apa yang sudah kita capai, apa yang belum, dan yang lebih penting lagi apa yang bisa kita lakukan bersama untuk menjadikan pemasyarakatan sebagai bagian integral dari Pembangunan nasional," kata Agus Andrianto.
Ia juga mengajak seluruh jajaran untuk melaksanakan langkah nyata yang berdampak langsung bagi warga binaan, termasuk melalui program ketahanan pangan nasional yang terintegrasi dengan pembinaan di lapas dan rutan.
"Sejalan dengan pemerintah, salah satu program unggulan yang kini menjadi fokus utama kita adalah ketahanan pangan nasional yang terintegrasi langsung dengan kegiatan pembinaan di lapas rutan. Kita ingin menjadikan warga binaan pemasyarakatan sebagai pelaku aktif pembangunan bangsa bukan sekadar objek pembinaan yang pasif. Di balik tembok-tembok pemasyarakatan sesungguhnya terpendam potensi yang luar biasa dari warga binaan," ujarnya.
Baca juga:
7 WNA Bangladesh Ditahan Imigrasi Denpasar
Kegiatan yang mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan Prima” tersebut juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra serta Menteri Sosial Saifullah Yusuf, serta dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Persatuan Purnabakti Pemasyarakatan Indonesia (P3I).
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5695 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2533 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan