Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Lapas Kerobokan Sediakan Wartel Khusus Napi
Kerobokan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Selama ini, telepon telah menjadi barang berharga di dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas). Namun kini, para penghuni Lapas tidak perlu khawatir lagi akan kesulitan sarana telekomunikasi. Pasalnya, di Lapas Kerobokan kini terdapat sebuah wartel (warung telekomunikasi) yang dikhususkan bagi para tahanan.
Wartel khusus napi atau yang lebih dikenal dengan Telepas (Telephone Lapas) ini, merupakan program dari Departemen Hukum dan HAM, sehingga nantinya di setiap lapas yang ada di Indonesia, akan memiliki fasilitas ini.
Kepala Departemen Hukum dan HAM, Bambang Untung mengatakan, Telepas ini juga dilengkapi dengan alat penyadap untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.“Sengaja kita pasang alat penyadap untuk meminimalisir tindak kejahatan via Telepas ini. Kalau tidak dilengkapi alat penyadap, bisa-bisa mereka bertransaksi narkoba atau merencanakan kejahatan lewat fasilitas telekomunikasi ini,” ujar Bambang.
Sementara itu, salah satu warga binaan Lapas Kerobokan, Paulus Suhirman, mengaku senang dengan adanya fasilitas ini. Menurutnya, dengan fasilitas ini ia bisa dengan mudah menghubungi keluarga.“Biasanya di Lapas itu, siapa yang punya handphone (telepon genggam, red), dia yang jadi bos. Tapi sekarang tidak lagi. Saya juga bisa menghubungi keluarga dengan biaya lebih murah,” ujarnya (psk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan