Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Mayat Di NTB, Positif Gede Nirka
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sesosok mayat membusuk yang ditemukan di hutan wilayah Sonchanggawi, Lampe, Rasangae Timur, Bima, NTB pada Jumat (10/7) tahun lalu ternyata memang mayat Gede Nirka. Kepastian ini diperoleh setelah hasil test DNA mayat tersebut cocok dengan DNA keluarga Nirka.
Dari informasi yang dihimpun, Senin (11/1) menyebutkan kepastian tersebut menyusul turunnya hasil test DNA dari Dokkes Polri terhadap mayat yang ditemukan tergantung pada seutas tali warna putih oleh Rusdin di wilayah Sonchanggawi, Lampe, Rasangae Timur, Bima, NTB.
Saat ditemukan, mayat tersebut telah membusuk dan tidak ditemukan satupun identitas yang menyertainya. Hanya saja, pakaian yang dikenakan mayat tersebut mirip dengan pakaian yang dikenakan Nirka saat pergi meninggalkan rumah, Sabtu (6/6) tahun lalu.
Berdasarkan hasil test DNA yang dilakukan tim Dokkes Mabes Polri terhadap sample mayat yang kami ambil dan sampel darah dari anak dan istri Gede Nirka ternyata hasilnya positif, kata Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Ketut Suparta seijin Kapolres Jembrana AKBP R Ahmad Nurwakhid, Senin (11/1).
Terkait dengan motif kematian Ketua KPPS Gilimanuk yang hingga saat ini masih misterius, Suparta mengaku pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Polres Kota Bima untuk melakukan penyelidikan.
Apakah korban bunuh diri ataukah dibunuh, ujarnya. Pasalnya, kata Suparta, sewaktu ditemukan oleh Rusdin dan dicek oleh Polres Kota Bima korban sudah dalam keadaan tergantung di pohon pule dengan tali wana putih dan dalam kondisi membusuk.
Terkait dengan positifnya hasil test DNA tersebut, Suparta sudah mengundang pihak keluarga Nirka untuk mengambil langkah selanjutnya, termasuk upacara pengabenan. Kami akan bantu untuk kelancaran proses ini dan kami akan koordinasi dengan Polres Kota Bima, katanya.
Sekedar mengingatkan, Gede Nirka menghilang sejak 9 Juni tahun lalu. Lima bulan kemudian, Polres Jembrana mendapatkan informasi kalau ada penemuan mayat tergantung pada seutas tali warna putih dalam kondisi membusuk di hutan wilayah Sonchanggawi, Lampe, Rasangae Timur, Bima, NTB, Jumat (10/7) tahun lalu.
Mayat tersebut dianggap tidak dikenal karena tidak ada secarikpun identitas diri yang dibawa oleh mayat tersebut sehingga oleh Polres Bima, dikuburkan.
Kendati tidak disertai identitas diri namun dari pihak keluarga Nirka diperoleh informasi kalau pakaian yang melekat pada mayat tersebut mirip dengan pakaian yang dikenakan Nirka saat akan pergi meninggalkan rumah lima bulan yang lalu.
Saat itu Nirka mengenakan baju kaos kotak-kotak dan celana panjang warna hitam dan ada logo penjahit di Melaya. Informasi tersebut ditindaklanjuti oleh Polres Jembrana dengan mengirimkan Kasat Reskrim, AKP Ketut Suparta pada Oktober lalu melakukan pengecekan dan mengambil sampel mayat tersebut.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4677 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2657 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2318 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan