Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 30 Agustus 2026
Membersihkan Vagina Harus Hati-hati Ada Resiko IMS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pakar kesehatan mengatakan bahwa sebenarnya kita tidak perlu membersihkan vagina karena area tersebut akan membersihkan 'dirinya sendiri' secara alami.
Bahkan, seorang ginekolog mengatakan bahwa mandi dua kali sehari dapat memengaruhi bakteri alami vagina.
"Terlalu higienis, seperti mandi dua kali sehari, benar-benar dapat menganggu bakteri alami di seluruh tubuh, terutama di vulva dan vagina," jelas ginekolog di Canesten, Anne Henderson, dilansir The Sun.
Ia melanjutkan, "Menjadi terlalu higienis tidak baik. Mandi mungkin lebih higienis daripada berendam karena tidak ada risiko air sabun masuk ke dalam vagina yang dapat menyebabkan iritasi."
Selain itu, penggunaan sabun beraroma juga dapat mengganggu pH vagina. Jadi, cara terbaik membersihkan area kewanitaan adalah menggunakan air atau pembersih kewanitaan yang lembut.
Sementara pakar kesehatan organ intim Stephanie Taylor mengatakan hanya perlu menggunakan air hangat untuk membersihkan bagian luar vagina.
"Menggunakan apa pun untuk membersihkan vulva dapat menganggu keseimbangan bakteri alami dan menyebabkan vaginosis bakteri atau sistitis." jelas Taylor.
Jangan pernah melakukan douche atau membersihkan vagina dengan memasukkan sabun dan air ke dalamnya. Sebab, cara ini akan meningkatkan risiko infeksi menular seksual, kanker ovarium, hingga infeksi.
Kebanyakan pembersih untuk douche terbuat dari campuran air, cuka, soda kue, yodium, atau bahan kimia lainnya. Bahan-bahan sangat berbahaya bagi vagina.
"Ketika peneliti lebih khawatir tentang cairan vagina yang menganggu keseimbangan bakteri atau menganggu tingkat pH, mereka tidak berfokus pada toksisitas bahan kimia yang menganggu endokrin," jelas seorang peneliti Ning Ding.
Taylor kembali menegaskan bahwa membersihkan vagina bagian luar hanya memerlukan air hangat, waslap, atau sabun kewanitaan lembut.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4746 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2547 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2185 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1804 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1229 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun